Berita Buleleng
LUKA Robek di Lengan & Perut Dialami Gusti AR, Jadi Korban Penganiayaan di Desa Lokapaksa Buleleng!
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, dikonfirmasi Jumat malam mengatakan, korban dan pelaku mulanya terlibat cekcok.
Penulis: Ratu Ayu Astri Desiani | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - I Gusti AR (23) kini harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Ini lantaran pria asal Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, Bali, itu mengalami luka robek pada bagian perut dan lengan, akibat dianiaya oleh seorang pria berinisial I Gusti B (29) pada Selasa (18/6) sekitar pukul 16.00 Wita.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, dikonfirmasi Jumat malam mengatakan, korban dan pelaku mulanya terlibat cekcok, hingga terjadi saling tantang.
Kemudian beberapa menit kemudian, I Gusti B bersama ayahnya datang dengan membawa sebilah pisau.
Baca juga: Musim Kemarau Suhu Terendah di Bali Capai 19 Derajat, BBMKG Wilayah III Denpasar: Ini Masih Normal
Baca juga: Tawarkan 45 Varian Arak di PKB, Diproduksi dari Buleleng dan Karangasem
Sejumlah warga sebut AKP Diatmika, sempat berupaya melerai korban dan pelaku. Namun pelaku langsung menganiaya korban dengan menggunakan pisau, hingga membuat korban mengalami luka robek pada bagian lengan dan perut.
Warga kemudian bergegas melarikan korban ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan intensif.
AKP Diatmika menyebut, I Gusti B saat ini telah diamankan di Mapolsek Seririt. Selain mengamankan pelaku, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan oleh pelaku untuk menganiaya korban.
Belum diketahui secara pasti, penyebab korban dan pelaku terlibat cekcok, hingga berujung pada penganiayaan tersebut.
AKP Diatmika menyebut, Unit Reskrim Polsek Seririt saat ini masih berupaya melakukan penyelidikan, dengan memeriksa pelaku serta saksi-saksi yang ada di TKP.
"Kasusnya masih dalam proses penyelidikan. Untuk motifnya masih didalami. Pelakunya sudah ditahan di Polsek Seririt. Sementara korban saat ini masih dalam perawatan," singkatnya. (rtu)
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
| Pohon Ancak Tumbang di Halaman Kantor Camat Kubutambahan, Sempat Timpa Atap Bangunan |
|
|---|
| Atlet Bridge U16 Buleleng Borong Juara di Denpasar, Sapu Podium di Tiga Kejuaraan Bergengsi |
|
|---|
| Teror Gigitan Anjing Liar Buat Resah Warga Banyuning Buleleng Bali, Belasan Orang Jadi Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/wavgesbghrhrj.jpg)