Pilkada Jakarta

AHOK Nyatakan Siap Maju Pilkada Jakarta 2024, Akui Sudah Sangat Siap!

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyatakan siap maju menjadi calon gubernur (Cagub) Jakarta dalam Pilkada Serentak 2024.

Tribunnews.com/Fersianus Waku
Siap Maju - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan siap maju menjadi Cagub Jakarta pada Pilkada Jakarta, di Heart Space, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6). 

TRIBUN-BALI.COM -  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, menyatakan siap maju menjadi calon gubernur (Cagub) Jakarta dalam Pilkada Serentak 2024.

Hal ini disampaikan Ahok dalam acara "Ask Ahok Anything" di Heart Space, Jalan KH Wahid Hasyim, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (22/6).

"Kalau saya dikasih kesempatan menjadi gubernur Jakarta lagi, saya jauh lebih siap dan lebih baik daripada sebelumnya," kata Ahok.

Ahok mengaku sudah belajar banyak sejak dipenjara dalam kasus penistaan agama menjelang Pilkada DKI Jakarta 2017.

Lagipula, kata dia, dirinya sudah melakukan banyak terobosan selama empat tahun menjadi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Baca juga: PILKADA 2024, 7 Parpol Non Parlemen Bentuk Aliansi Bangli Bersatu, Simak Beritanya!

Baca juga: AHOK Hingga Andika Perkasa Disebut Bakal Ikut Pilkada DKI, Megawati Kantongi 8 Nama Cagub Jakarta

Kendati demikian, Ahok menyatakan, PDIP tak bisa mengusung sendiri calon gubernur-wakil gubernur di Pilkada Jakarta 2024.

Sebab, perolehan kursi PDIP di Jakarta pada Pileg 2024 hanya 15 kursi, sehingga harus berkoalisi dengan partai lain. "Saya sulit maju Jakarta lagi, ini secara teori karena partai pendukung saya itu kemungkinan enggak dapat kerja sama untuk memajukan," ujarnya.

Nama Ahok memang belakangan dipertimbangkan PDIP untuk kembali diusung di Pilkada Jakarta 2024. Namun, hingga kini partai berlambang banteng moncong putih itu belum memutuskannya.

Di sisi lain, saat ini Cagub Jakarta petahana Anies Baswedan sudah memastikan diri bakal maju pada Pilkada Jakarta 2024.

PKB mengawali sebagai Parpol yang telah memberikan dukungan untuk Anies Baswedan maju ke Pilgub Jakarta 2024.

PDIP belakangan juga mulai berkomunikasi terkait kemungkinan mengusung Anies sebagai Cagub. Terkait hal itu, Ahok menyerahkan sepenuhnya kepada DPP PDIP soal peluang untuk mengusung Anies di Pilkada Jakarta 2024. "Saya kira kalau soal Pak Anies itu saya serahkan ke DPP ya," kata Ahok.

Ahok mengatakan, PDIP memiliki beberapa kriteria sebelum mengusung seseorang maju di Pilkada. Menurutnya, calon yang akan diusung partai berlambang banteng moncong putih itu haruslah nasionalis. "Anda pernah terlibat menyuarakan pemecah bangsa atau tidak, saya kira itu ada filternya di PDIP," ujar Ahok.

Namun, dia menegaskan bahwa PDIP merupakan partai yang terbuka dengan aspirasi masyarakat termasuk usulan mengusung Anies. "Tentu di sana ada nama Pak Anies dong dan masyarakat Jakarta juga mau Pak Anies kembali jadi gubernur," ungkap Ahok.

Belakangan PDIP menggodok nama Anies untuk diusung dalam Pilkada Jakarta 2024 mendatang. Ketua DPP PDIP, Eriko Sotarduga mengatakan, dari delapan nama yang dipertimbangkan PDIP untuk diusung di Jakarta, salah satunya Anies.

"Nah saya kan sebutkan enam nama, ada dua nama belum disebutkan. Ya memang betul, itu satu Pak Anies," kata Eriko di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/6) lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved