Penemuan Jasad Bayi di Gianyar

Polsek Blahbatuh Ungkap Ibu dan Ayah Jasad Bayi di Pantai Cucukan Gianyar, Hubungan Tidak Direstui

Polsek Blahbatuh berhasil mengungkap ibu dan ayah dari bayi yang ditemukan tewas di Pantai Cucukan

tribun bali/i wayan eri gunarta
Konferensi pers kasus penemuan mayat bayi di Mapolsek Blahbatuh, Gianyar, Bali, Rabu 26 Juni 2024 - Polsek Blahbatuh Ungkap Ibu dan Ayah Jasad Bayi di Pantai Cucukan Gianyar, Hubungan Tidak Direstui 

"Berdasarkan pendalaman kami, diketahui yang bersangkutan tinggal di Sukawati. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya," ujar Kompol Berata.

Berdasarkan keterangan pelaku, kata Kompol Berata, yang bersangkutan tidak direstui berpacaran dengan I KS. Namun ia terlanjur hamil.

Saat dalam proses mengandung, tidak ada yang mencurigai dikarenakan rumahnya sering sepi, karena kakak dan orangtua bekerja.

"Saat hamil tak kelihatan. Tapi bapaknya liat agak gemukan dikit, disarankan agar beli obat pelangsing. Tidak ada yang curiga dia hamil, karena kesehariannya di rumah saja, anak rumahan," ungkap Kapolsek.

Setelah kandungan berumur beberapa bulan, kata Kapolsek, masih pengakuan pelaku, tiba-tiba perutnya sakit, dan bayi dalam kandungannya lahir dalam keadaan meninggal.

Lalu ia membungkus jasad bayi tersebut menggunakan kain dilapisi plastik kresek dan ditaruh di jok motor.

Lalu, yang bersangkutan mencari pacarnya yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Gianyar.

Oleh si lelaki, dikarenakan bayi tersebut sudah meninggal, sehingga menyarankan agar 'dikembalikan' ke laut.

Akhirnya mereka berdua pun membuang bayi tersebut.

"Pembuangan bayi ini sebenarnya dilakukan di Pantai Masceti, diduga sempat terombang ambing di laut, sehingga ditemukan di Pantai Cucukan atau sekitar 500 meter ke timur dari Pantai Masceti," ungkap Kapolsek.

Namun pihaknya belum begitu percaya pada pengakuan pelaku.

Pihaknya masih menunggu hasil autopsi dari RSUP Prof Ngoerah Denpasar, apakah bayi tersebut sempat mengalami penyiksaan atau bagaimana.

"Kita masih menunggu hasil autopsi dari RSUP Prof Ngoerah untuk memastikan bagaimana bayi tersebut bisa meninggal," tandasnya.

Pantauan Tribun Bali di Mapolsek Blahbatuh, ibu bayi tersebut tampak syok saat dihadapkan dengan wartawan.

Matanya berkaca-kaca, dengan raut muka tertekan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved