Penemuan Jasad Bayi di Gianyar

4 Fakta Kasus Jasad Bayi di Pantai Cucukan Gianyar Bali: Pelaku Terkuak, Hubungan Tak Direstui

Berikut fakta kasus bayi yang ditemukan dalam kondisi meninggal di Pantai Cucukan, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Senin, 24 Juni 2024, terduga pelaku

|
Penulis: I Wayan Eri Gunarta | Editor: Ady Sucipto
Wayan Eri Gunarta/Tribun Bali
4 Fakta Kasus Jasad Bayi di Pantai Cucukan Gianyar Bali: Pelaku Terkuak, Hubungan Tak Direstui. Konferensi pers kasus penemuan mayat bayi di Mapolsek Blahbatuh, Gianyar, Bali, Rabu 26 Juni 2024. 

Ia juga menugaskan anggotanya menyebar ke klinik-klinik.

Lalu didapati informasi adanya perempuan muda yang mencurigakan, yakni dia sakit, pendarahan seperti sedang melahirkan, tetapi tanpa anak.

"Berdasarkan pedalaman kami, diketahui yang bersangkutan tinggal di Sukawati. Dari hasil interogasi, yang bersangkutan mengakui perbuatannya," ujar Kompol Berata.

Baca juga: TERUNGKAP Sosok Ibu dan Ayah Jasad Bayi yang Ditemukan di Pantai Cucukan, Hubungan Tak Direstui

3. Tak direstui pacaran

Berdasarkan keterangan pelaku, kata Kompol Berata, yang bersangkutan tidak direstui berpacaran dengan I KS.

Namun ia terlanjur hamil.

Saat dalam proses mengandung, tidak ada yang mencurigai lantaran rumahnya sering sepi, karena kakak dan orangtua bekerja.

"Saat hamil tak kelihatan. Tapi bapaknya lihat agak gemukan dikit, disarankan agar beli obat pelangsing. Tidak ada yang curiga dia hamil, karena kesehariannya di rumah saja, anak rumahan," ungkap Kapolsek.

4. Jenazah bayi dimasukan ke plastik kresek

Setelah kandungan berumur beberapa bulan, kata Kapolsek, masih pengakuan pelaku, tiba-tiba perutnya sakit, dan bayi dalam kandungannya lahir dalam keadaan meninggal.

Lalu ia membungkus jasad bayi tersebut menggunakan kain dilapisi plastik kresek dan ditaruh di jok motor.

Lalu, yang bersangkutan mencari pacarnya yang tinggal di salah satu desa di Kecamatan Gianyar.

Oleh pacarnya, dikarenakan bayi tersebut sudah meninggal, agar 'dikembalikan' ke laut.

Akhirnya mereka berdua pun membuang bayi tersebut.

"Pembuangan bayi ini sebenarnya dilakukan di Pantai Masceti, diduga sempat terombang ambing di laut, sehingga ditemukan di Pantai Cucukan atau sekitar 500 meter ke timur dari Pantai Masceti," ungkap Kapolsek.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved