MotoGP

Sejarah MotoGP: Sachsenring 2016, Lorenzo Pilih Jatuh dan Kompetitif daripada Tertinggal 1,5 Detik

MotoGP Sachsenring memang selalu menghadirkan cerita-cerita menarik, mulai dari drama jatuh bangun para pembalap hingga aksi memukau di lintasan.

Kolase JAN WOITAS / DPA / dpa Picture-Alliance via AFP dan Robert MICHAEL / AFP
Sejarah MotoGP: Sachsenring 2016, Lorenzo: Jatuh Tetap Kompetitif > Tidak Jatuh Tertinggal 1,5 Detik 

Di saat yang sama, Lorenzo kembali jatuh di tikungan delapan saat mencoba memperbaiki waktu kualifikasinya.

"Mungkin saya harus mulai latihan yoga biar lebih seimbang," gurau Lorenzo menanggapi kejatuhannya.

Sesi kualifikasi ini memang penuh dengan aksi jatuh yang membuat banyak pembalap merasa frustrasi.

"Ban depan terlalu lembut untuk motor kami," keluh Cal Crutchlow yang gagal lolos ke Q2 hanya karena selisih 0,05 detik dari Lorenzo.

Pada akhirnya, Marquez memperbaiki catatan waktunya menjadi 1m21.

160s dan memastikan pole position, sementara Barbera harus puas di posisi kedua dengan selisih 0.412s.

Rossi tetap di posisi ketiga setelah terjebak lalu lintas di lap terakhirnya.

"Saya seperti lagi balapan di jalan raya pas jam sibuk," seloroh Rossi.

Danilo Petrucci dari Pramac Ducati mengejutkan dengan merangsek ke posisi keempat, mengalahkan Pol Espargaro, Maverick Vinales, dan Andrea Dovizioso.

MotoGP Sachsenring 2016 benar-benar menjadi ajang penuh drama dan kejutan.

Dari jatuhnya Lorenzo hingga pole position Marquez, setiap momen memberikan warna tersendiri.

Seperti kata pepatah, "Kalau tidak jatuh, tidak belajar," mungkin inilah yang dialami para pembalap di Sachsenring.

Dengan segala drama dan aksi, Sachsenring terus menjadi salah satu sirkuit paling menarik di kalender MotoGP.

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved