Berita Bangli

Tahun Ajaran Baru, SMPN 3 Susut Bakal Pinjam Ruangan SDN 1 Susut, Gedung Sekolah Direhab Total!

Dikatakan dia, sebagian besar bangunan di SMPN 3 Susut akan direhab. Kecuali tempat parkir dan bangunan satpam.

ISTIMEWA
Staf dan Guru SMPN 1 Susut melakukan pindah barang-barang, jelang proses rehab sekolah. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI - Bangunan di SMPN 3 Susut akan mendapat rehab total.

Kegiatan rehab rencananya berlangsung pada pertengahan bulan Juli, yang bertepatan dengan dimulainya tahun ajaran baru.

Alhasil pelaksanaan proses belajar mengajar sementara akan memanfaatkan bangunan sekolah lain.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah SMPN 3 Susut, Ni Made Suryadini, saat dikonfirmasi Minggu (30/6/2024).

Dikatakan dia, sebagian besar bangunan di SMPN 3 Susut akan direhab. Kecuali tempat parkir dan bangunan satpam.

"Yang akan direhab meliputi ruang kelas, ruang guru, laboratorium, perpustakaan, ruang kantor dan TU, termasuk juga toilet," sebutnya.

Baca juga: Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga Kebutuhan Pokok, Denpasar Gelar Pasar Murah di Pasar Badung

Baca juga: Klungkung Turunkan Angka Stunting Sampai Angka 4,9 Persen, Raih Penghargaan dari Kemenkes RI

Penilaian dari KPKNL Singaraja.
Penilaian dari KPKNL Singaraja. (ISTIMEWA)

Mengenai proses rehab, Suryadini mengatakan informasi dari Bidang Pendidikan Dasar, Disdikpora Bangli, kemungkinan pelaksanaan rehab pada pertengahan atau akhir bulan Juli.

Sebab saat ini prosesnya masih menunggu penilaian dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Diketahui secara umum SMPN 3 Susut memiliki tiga rombel pada setiap jenjangnya. Di mana proses pembelajaran dimulai pada pagi hari.

Dengan adanya rencana rehab total, Suryadini mengatakan pihak dia sudah sempat mengadakan rapat bersama orang tua murid, untuk memutuskan sekolah mana yang akan dimanfaatkan sementara untuk proses belajar siswa.

Suryadini mengungkapkan, awalnya pihak sekolah memberi opsi menggunakan ruang kelas SMPN 4 Susut. Namun dari hasil rapat, dipilihlah menggunakan ruang kelas SDN 1 Susut karena pertimbangan jarak.

"Kalau dari segi jarak memang lebih dekat SDN 1 Susut, kurang lebih sekitar 500 meter. Kami juga sudah survey ke SDN 1 Susut. Dari segi ruangan juga tidak jauh beda," ucapnya.

Sesuai kalender pendidikan, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dimulai tanggal 15 Juli. Otomatis proses MPLS akan berlangsung di SDN 1 Susut.

"Begitupun dengan proses pembelajaran dimulai pukul 12.45 wita hingga 17.15 wita," imbuhnya.

Disinggung mengenai hasil PPDB 2024, Suryadini mengaku prosesnya sudah selesai dan tinggal menunggu daftar ulang.

Dari hasil sementara, jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 78 orang. "Namun itu belum hasil final. Setelah daftar ulang baru diketahui (hasil) pastinya," tandas dia. (mer)

 

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved