Berita Denpasar
Isi Libur Sekolah, Desa Padangsambian Klod Bali Gelar Pasraman Kilat, Menulis dan Membaca Aksara
Gede Wijaya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tindakan nyata untuk mengajak anak-anak berperan dalam melestarikan seni, adat, dan budaya
Penulis: Putu Supartika | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Dalam mengisi libur sekolah, Desa Padangsambian Klod Denpasar menggelar Pesraman Kilat Alit-Alit ke-IV tahun 2024.
Acara ini digelar di Balai Banjar Tegal Lantang Kaja, Denpasar, Bali.
Kegiatan ini dilakukan dengan berbagai pembinaan seni, budaya hingga adat istiadat Bali.
Perbekel Desa Padangsambian Klod, Gede Wijaya Saputra, mengatakan Pesraman Kilat Alit-Alit diikuti oleh 100 peserta dari masing-masing banjar di wilayah Desa Padangsambian Kelod.
Kegiatan yang akan berlangsung selama tujuh hari ini bertujuan untuk mengisi kegiatan liburan sekolah dengan berbagai pembinaan.
Baca juga: Bulan Bahasa Bali Keenam Dibuka Dengan Festival Nyurat Lontar dan Mengetik Aksara Bali 500 Siswa
Seperti halnya belajar menulis Aksara Bali, membaca Aksara Bali, membuat tipat, membuat klakat, nanding canang, menyanyikan lagu-lagu Bali, mececimpedan, dan lainnya.
"Kegiatan ini juga memberikan ruang kepada anak-anak untuk saling mengenal dan beradaptasi dengan teman-teman dari luar banjar dalam satu desa," kata Gede Wijaya, Selasa 2 Juli 2024.
Tidak hanya itu, Gede Wijaya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk tindakan nyata untuk mengajak anak-anak berperan dalam melestarikan seni, adat, dan budaya Bali.
"Kami akan teruskan nanti untuk melestarikan budaya yang semakin hari semakin ditinggalkan karena perkembangan zaman," katanya.
Diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi generasi milenial di Desa Padangsambian Klod. (*)
Kumpulan Artikel Denpasar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Pelaksanaan-pasraman-kilat-di-Padangsambian-Denpasar.jpg)