Pilkada Bali 2024

Jelang Pilkada, Dukcapil Jembrana Sandingkan Data Pemilih Pemula, Perekaman Menyasar Siswa SMA

Komang Sujana mengaku masih melakukan sinkronisasi data antara Disdukcapil dengan KPU Jembrana.

istimewa
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana saat menyerahkan e-KTP kepada siswa SMA di Jembrana belum lama ini - Jelang Pilkada, Dukcapil Jembrana Sandingkan Data Pemilih Pemula, Perekaman Menyasar Siswa SMA 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Perekaman KTP elektronik akan menyasar pemilih pemula yakni warga yang baru berusia 17 tahun sebelum dan saat Pilkada 2024.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Jembrana bakal menyasar siswa siswi SMA sederajat mulai bulan ini atau sejak dimulainya pembelajaran di sekolah.

"Perekamannya akan jemput bola dengan menyasar siswa siswi SMA sederajat saat mulai sekolah," kata Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan, Disdukcapil Jembrana, I Komang Sujana saat dikonfirmasi, Senin 1 Juli 2024.

Dia menjelaskan, sistemnya saat perekaman di sekolah nantinya tidak hanya untuk siswa yang sudah berusia 17 tahun. Namun, juga dilakukan untuk usia 16 tahun.

Baca juga: Tujuh Hari Coklit di Badung, Pantarlih Telah Cocokkan Sekitar 112.093 Data Pemilih Dari 412.040

Sehingga, ketika nantinya sudah usia 17 tahun hanya tinggal melakukan pencetakan KTP elektronik.

"Selama ini sudah ada yang kita lakukan perekaman (sebelum libur sekolah) namun fisiknya atau KTP belum dicetak," jelasnya.

Disinggung mengenai data pemilih pemula untuk Pilkada 2024, Komang Sujana mengaku masih melakukan sinkronisasi data antara Disdukcapil dengan KPU Jembrana.

Sehingga, nantinya akan diketahui berapa jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman.

"Kita saat ini masih proses, karena datanya akan terus bergerak," tandasnya.

Terpisah, Ketua KPU Jembrana, I Ketut Adi Sanjaya mengatakan, tahapan saat ini adalah panitia pemuktahiran data (Pantarlih) sedang melakukan pencocokan dan penelitian atau Coklit di lapangan.

Sementara untuk data pemilih pemula masih belum ada karena masih menunggu sinkronisasi data dengan instansi terkait.

"Kita masih menunggu data juga. Jadi belum ada data pasti untuk pemilih pemula yang belum perekaman," jelasnya.

Kumpulan Artikel Jembrana

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved