Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Karangasem

Selamat Jalan Wayan Mirka, Warga Desa Pertima Karangasem Ditemukan Tewas di Parit!

Kasi Humas Polres Karangasem Iptu I Gede Sukadana mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang remaja asal Desa Pertima, I Komang Saty

istimewa
Meninggal - Warga asal Banjar Asak Kangin, Desa Pertima, Kabupaten Karangasem, I Wayan Mirka (64) ditemukan meninggal dunia di parit yang berlokasi di persawasan Subak Uma Kangin, Karangasem, Sabtu (6/7) siang. 

TRIBUN-BALI.COM - Warga asal Banjar Asak Kangin, Desa Pertima, Kabupaten Karangasem, I Wayan Mirka (64) ditemukan tidak bernyawa di parit yang berlokasi di persawasan Subak Uma Kangin, desa setempat, Sabtu (6/7) siang.

Pria paruh baya itu ditemukan terlentang, di dalam parit dengan kondisi mulut yang telah membiru.

Kasi Humas Polres Karangasem Iptu I Gede Sukadana mengatakan, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang remaja asal Desa Pertima, I Komang Satya (12).

Sekitar pukul 11.30 Wita, ia berada di sawah di wilayah Subak Uma Kangin akan membawakan orang tuanya. Saat berjalan di sawah, ia mendapati tubuh Mirka terlentang tidak sadarkan diri di dalam parit.

Baca juga: OKNUM Buruh Segera Jadi Tersangka! Ajak Siswi SD Berhubungan Badan di Karangasem, Sang Kakek Curiga!

Baca juga: AKASAKA Comeback! Kepala BNNP Bali Buka Suara, Ingatkan Komitmen Petrus Golose Ihwal Narkotika!

Ilustrasi mayat - Sekitar pukul 11.30 Wita, ia berada di sawah di wilayah Subak Uma Kangin akan membawakan orang tuanya. Saat berjalan di sawah, ia mendapati tubuh Mirka terlentang tidak sadarkan diri di dalam parit.
Ilustrasi mayat - Sekitar pukul 11.30 Wita, ia berada di sawah di wilayah Subak Uma Kangin akan membawakan orang tuanya. Saat berjalan di sawah, ia mendapati tubuh Mirka terlentang tidak sadarkan diri di dalam parit. (Tribun Bali/Dwi S)

“Sakti (Komang Satria) langsung memanggil warga lainya yang saat itu berada di sawah,” ujar Gede Sukadana, Minggu (7/7).

Warga yang saat itu berada di sawah, langsung mengangkat tubuh Mirka ke lokasi kering. Saat itu mulut Mirka sudah membiru, dan warga setempat sempat memberikan pertolongan pertama namun tidak berhasil.

Kondisi Mirka sudah meninggal dunia dan kejadian ini langsung dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat.

“Korban (Mirka) langsung dilarikan ke Puskesmas Karangasem I,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Namun mulut Kirka mulai membiru. Sudah ditemukan kaku mayat pada jari tangan dan lebam pada punggung.

“Korban diduga terpeleset saat berjalan, karena sebelumnya korban pernah mengalami strok ringan. Dari pihak keluarga menerima kematian korban dan tidak menuntut untuk dialkukan autopsi," ungkap Gede Sukadana. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved