Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Buleleng

DISKON Pasang Baru! Genjot Target Perumda Tirta Hita Buleleng, Hanya Rp 1,4 Juta Pasang Baru Gol R1

Kata dia hingga Juni 2024, target yang terealisasi baru mencapai 1.085 sambungan rumah baru atau baru 36 persen dari target.

Tayang:
MER/Tribun Bali
Direktur Perumda Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana. 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Perumda Tirta Hita Buleleng menargetkan 3.000 sambungan baru di tahun 2024. Namun hingga pertengahan tahun, target tersebut justru belum mencapai setengahnya.

Hal ini diungkapkan Direktur Utama Perumda Tirta Hita Buleleng, I Made Lestariana, saat ditemui Jumat (12/7/2024).

Kata dia hingga Juni 2024, target yang terealisasi baru mencapai 1.085 sambungan rumah baru atau baru 36 persen dari target.

Salah satu penyebabnya dikarenakan ada konsumen untuk sambungan baru yang telah mendaftar, namun belum melakukan pembayaran.

Baca juga: Buleleng Mart Diharapkan Jadi Simbol Kebangkitan dan Kekuatan Koperasi

Baca juga: 10 WNA Tiongkok Diamankan Imigrasi Ngurah Rai!  Diduga Lakukan Pelanggaran Izin Tinggal

"Karenanya untuk mencapai target penambahan pelanggan di 2024, pada triwulan ke tiga ini kita laksanakan gebyar sambungan baru dengan memberikan diskon biaya pasang baru. Gebyar sambungan baru dimulai dari 1 Agustus sampai 30 September," jelasnya.

Kata Lestariana, biaya pasang baru normalnya Rp 1,8 juta untuk golongan rumah tangga (R1), dan Rp 2 juta untuk golongan rumah tangga (R2). Sedangkan pada gebyar sambungan baru, biaya pasang didiskon menjadi Rp 1,4 juta untuk golongan R1, dan Rp 1,5 juta untuk golongan R2.

"Memang tiap tahun pelanggan selalu menunggu gebyar sambungan baru, karena mereka tahu ada diskon. Sehingga momentum inilah yang kami manfaatkan untuk mencapai target tersebut. Dan kami optimis mampu memenuhi target 3000 pelanggan baru," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakan, saat ini Perumda Tirta Hita Buleleng memiliki total 65.071 sambungan rumah. Di mana hampir 90 persen merupakan pelanggan rumah tangga. "Dari 65.071 pelanggan rumah tangga, 11.409 diantaranya merupakan golongan R1. Sedangkan golongan R2 berada di angka 43.725 pelanggan," sebutnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved