Hujan Deras di Bali
Angin Kencang Di Buleleng Akibatkan Pohon Tumbang, Timpa Mobil Warga Yang Sedang Melintas
Perbekel Desa Kerobokan, Putu Wisnu Wardana: Desa Kerobokan dilanda angin kencang sejak pukul 11.00 Wita, dan semakin kencang pada pukul 13.00 Wita
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Wilayah Kabupaten Buleleng dilanda angin kencang pada Rabu 17 Juli 2024.
Kondisi ini tidak hanya terjadi di wilayah kota, namun hingga ke wilayah desa.
Bahkan angin kencang mengakibatkan pohon tumbang hingga menimpa mobil warga yang tengah melintas.
Musibah itu terjadi di wilayah Banjar Kloncing, Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan, Bali.
Baca juga: 4 Peristiwa Pohon Tumbang di Karangasem Bali, BPBD Imbau Tetap Waspada
Informasi yang dihimpun, musibah pohon tumbang terjadi sekitar pukul 14.30 Wita.
Perbekel Desa Kerobokan, Putu Wisnu Wardana saat dikonfirmasi mengungkapkan, wilayah Desa Kerobokan dilanda angin kencang sejak pukul 11.00 Wita, dan semakin kencang pada pukul 13.00 Wita.
Hingga pada pukul 14.30 Wita, angin kencang mengakibatkan pohon di sekitar tumbang.
"Baru hari ini anginnya kencang. Saya mendapat laporan dari Kadus Kloncing dan Kadus Bale Agung, bahwasanya ada pohon tumbang di Jalan Kloncing menuju ke Sinabun, tepatnya di perbatasan Desa Kerobokan dengan Desa Sinabun, Kecamatan Sawan," ungkapnya.
Pasca menerima kabar tersebut, pihaknya segera menghubungi BPBD Buleleng untuk meminta bantuan evakuasi material pohon tumbang.
Diakui masyarakat sekitar sudah berupaya melakukan evakuasi. Namun karena material terlalu besar, jadi proses evakuasi tidak bisa berlangsung cepat.
"Proses evakuasi material pohon tumbang membutuhkan waktu selama satu jam. Dan saat ini akses jalan sekitar sudah bisa dimanfaatkan kembali," imbuhnya.
Diakui pula, saat pohon jenis kayu santan itu tumbang kebetulan ada mobil milik warga yang melintas. Beruntung kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa.
"Itu mobilnya dalam perjalanan pulang dari Sinabun mau ke rumahnya di Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada. Tidak ada korban jiwa, namun akibat kejadian ini mobil warga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian belakang," ucapnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat sekitar agar pohon-pohon yang sudah cukup besar bisa dipangkas sedikit.
Tujuannya untuk mengurangi beban pohon, serta mengantisipasi pohon tumbang pada situasi angin kencang saat ini.
"Kami juga meminta masyarakat sekitar agar tetap waspada terkait angin kencang saat ini," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi saat dikonfirmasi terpisah menyebutkan proses penanganan pohon tumbang berlangsung pukul 14.50 Wita dan berakhir pukul 15.07 Wita.
Pohon yang tumbang berjenis kayu santen dengan diameter diperkirakan 50 sentimeter.
"Pohon itu tumbang akibat angin kencang dan kondisi akar lapuk. Akibatnya selain menghalangi akses jalan, juga menimpa satu unit Mobil DK 1168 MN milik Dewa Joni yang sedang melintas di Banjar Dinas Kloncing," ujarnya.
Ia menegaskan, musibah tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Namun kerugian materiil yang dialami pemilik mobil diperkirakan mencapai Rp 30 juta.
"Terkait penanganan telah selesai dilaksanakan dan akses jalan telah berjalan normal/lancar," tandasnya. (mer)

Kumpulan Artikel Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.