Bisnis

Peminat Kendaraan Listrik Masih Rendah, Hasil Survei Litbang Kompas Dipaparkan di GIIAS 2024

Hasilnya, sebanyak 54,9 persen responden menyatakan tidak berminat membeli kendaraan listrik (mobil/motor). Selain itu, terdapat 19,9 persen responden

Antara Foto/Sulthony Hasanuddin
ISI ENERGI - Beberapa unit mobil listrik sedang mengisi energi di SPLU di Jakarta, baru-baru ini. Sebuah survei melaporkan bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan listrik masih rendah. 

Sebagai contoh, saat ini sudah mulai bermunculan mobil listrik yang bisa melaju hingga lebih dari 500 kilometer di Indonesia. "Kami juga berinisiatif memperbanyak fasilitas charging station," ujar Soerjo, Senin (22/7).

Chief Marketing Officer ALVA, Putu Yudha, menyebutkan, kunci agar motor listrik makin diminati di Indonesia adalah produk tersebut harus bisa memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik bagi masyarakat dibandingkan ketika memakai motor konvensional.

Maka dari itu, ALVA selalu berusaha menghadirkan motor listrik yang desain dan performanya sesuai dengan karakteristik konsumen maupun tipikal jalan di Indonesia.

"Jangan sampai ketika konsumen sudah mencoba motor listrik, kesan yang didapat ternyata tidak lebih baik ketimbang saat mengendarai motor konvensional," kata dia, Senin (22/7). (kontan)


Sudah Ratusan Unit Dipesan

HARGA mobil listrik BYD M6 yang terjangkau menjadi daya tarik pembeli di pameran otomotif GIIAS 2024. Manajemen PT BYD Motor Indonesia mengeklaim sudah ada ratusan pembeli yang melakukan pemesanan mobil listrik BYD M6.

Diberitakan Kompas.com, Head of Marketing Communication PT BYD Motor Indonesia Luther T Panjaitan mengatakan, mobil listrik BYD M6 sudah dites oleh ratusan pengunjung sejak diluncurkan.

“Kemarin saya bilang 200 (orang) test drive yang mampu terakomodir dua mobil test drive kita yang sangat terbatas.  Sejak kemarin kita tambahkan dua unit lagi, jadi total ada empat unit. Jadi saya rasa sudah lebih dari 200 (test drive),” kata Luther, di ICE BSD, Tangerang, kepada Kompas.com, Minggu (21/7).

Luther juga turut mengungkap bahwa sudah banyak konsumen GIIAS yang melakukan Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) mobil listrik BYD M6. Ia mengeklaim pemesanan mobil listrik BYD M6 di GIIAS sudah mencapai ratusan unit. Hanya saja ia belum bisa memberikan angka pasti. “Lebih (Ratusan unit). Kalau order masih terus kita pelajari, karena ada juga yang tidak terakomodir sampai ke penjual karena lihat mobilnya juga sudah ramai,” ucap Luther.

Diberitakan Kompas.com, BYD meluncurkan MPV mobil listrik M6, Rabu (17/7/2024) di ICE BSD, Tangerang, Banten. BYD M6 adalah mobil listrik MPV pertama di Indonesia. Harga mobil listrik BYD M6 mulai Rp 379 juta untuk tipe standar 7 seater.

Lalu harga mobil listrik BYD M6 Rp 419 juta untuk tipe Superior 7 seater. Sedangkan harga mobil listrik BYD M6 tipe Superior Captain Seat 6 seater Rp 429.

“Kami meluncurkan BYD M6 baru, E-MPV pertama yang dirancang secara khusus untuk pasar Indonesia,” ucap Eagle Zhao President Director PT BYD Motor Indonesia, di ICE BSD, Tangerang, Rabu (17/7).

Mobil listrik BYD M6 memiliki desain classic dragon face yang dilengkapi dengan lampu LED headlights. Sementara di bagian belakang tampak menawan dengan stop lamp yang memajang. MPV mobil listrik ini dibekali dua pilihan baterai.

Pertama baterai berkapasitas 71.8 kWh yang mampu menghasilkan jarak tempuh 530 Km. Pilihan baterai lainnya berkapasitas 55.4 kWh yang bisa menempuh jarak 420 Km. (kontan)

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved