bisnis

Pengembangan Koperasi di Sektor Riil Dinilai Punya Peluang Besar, Ini Kata Asisten II Setda Buleleng

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini, saat membuka kegiatan perayaan puncak HUT Koperasi ke- 77.

ISTIMEWA
Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini saat membuka kegiatan perayaan puncak HUT Koperasi ke- 77. Jumat (26/7/2024). 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Pemerintah saat ini tengah fokus mendorong pengembangan koperasi sektor riil. Sebab sektor riil, dinilai memiliki banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkan Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini, saat membuka kegiatan perayaan puncak HUT Koperasi ke- 77. Acara yang berlangsung pada hari Jumat (26/7/2024) itu bertempat di Gedung PLUT Singaraja.

Pada kesempatan itu, pihaknya menyinggung soal tantangan baru di dunia perkoperasian, yang tidak hanya sekadar mengubah cara berbisnis dengan memanfaatkan teknologi informasi. Tetapi juga menyangkut mindset dan perubahan sistem tata kelola secara menyeluruh.

Baca juga: Dua Mahasiswa Program Dokter Spesialis di Unud Diduga Berzina, Perempuan Disebut Sudah Bersuami

Baca juga: Penampilan Ciamik Pemain dari Tejakula Kala Bali United Hajar Persija 3 Gol, Ini Kobar Komang Tri

Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini saat membuka kegiatan perayaan puncak HUT Koperasi ke- 77. Jumat (26/7/2024)
Asisten II Setda Buleleng, Ni Made Rousmini saat membuka kegiatan perayaan puncak HUT Koperasi ke- 77. Jumat (26/7/2024) (ISTIMEWA)

Selain berkaitan dengan teknologi digital, Rousmini yang merupakan asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng ini, juga mengungkapkan jika pemerintah kini fokus mendorong pengembangan koperasi sektor riil. Tujuannya untuk membangun ekonomi anggota dan masyarakat yang lebih luas.

Dari sisi peluang, imbuhnya, koperasi sektor riil ini juga memiliki banyak potensi usaha yang dapat dikembangkan. Mulai dari pertanian/non pertanian, perdagangan, idustri, jasa dan banyak macam usaha lainnya yang dapat dibangun melalui ekosistem usaha yang kuat dan modern.

"Kita sadari bahwa setiap kabupaten/kota pasti memiliki potensi unggulan. Seperti komoditas, kerajinan, destinasi wisata atau lainnya. Koperasi sektor riil harus menjadi pemain utama dalam pengembangan potensi unggulan tersebut.

Tujuannya agar manfaat dan nilai tambah yang dihasilkan dapat sebesar-besarnya terdistribusi kembali ke anggota dan masyarakat di wilayah kerja koperasi," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan apresiasi untuk Dinas DagperinkopUKM, Dekopinda serta insan koperasi Kabupaten Buleleng, karena telah mampu mewujudkan kerjasama usaha di sektor riil dengan membetuk toko retail modern lokal yaitu Buleleng Mart. Yang mana tujuannya untuk memenuhi kebutuhan anggota koperasi dan masyarakat secara luas.

"Mari terus kita kobarkan semangat dengan menjadikan koperasi sebagai kekuatan bersama, untuk memajukan pemerataan kesejahteraan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat Buleleng pada khususnya," tandas dia. (mer)


Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved