Kebakaran di Karangasem
12 Ribu Liter Air Ludes Untuk Padamkan Kebakaran Warung Kelontong di Taman Ujung Karangasem Bali
Kebakaran Warung Kelontong di Destinasi Wisata Taman Ujung Karangasem Bali, Damkar habiskan 12 Ribu liter air untuk memadamkan api.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Putu Kartika Viktriani
TRIBUN-BALI.COM - Warung kelontong yang berlokasi di Destinasi Wisata Taman Soekasada Ujung di Desa Tambu, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, Bali hangus terbakar pada Kamis 1 Agustus 2024 malam.
Petugas damkar sampai menghabiskan 12 ribu liter air untuk padamkan api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kabupaten Karangasem I Made Agus Budiyasa mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi Pukul 22.00 Wita.
Baca juga: Kebakaran Kandang Ternak di Jembrana Hanguskan 12.000 Ekor Bibit Ayam, Kerugian Capai Rp1,4 Miliar
Baca juga: Kebakaran Rumah di Nusa Lembongan, Made Budasari Terlihat Sering Keluar Rumah Membawa Korek Api
Awalnya warga mendapati api sudah besar, namun mereka tidak bisa berbuat banyak karena pagar di destinasi wisata tersebut digembok dan temboknya cukup tinggi.
"Setelah menerima laporan kebakaran, kami mengerahkan 14 personel untuk padamkan api," ujar I Made Agus Budiyasa, Jumat 2 Agustus 2024.
Warung yang terbuat dari bambu dan beratap ilalang, membuat api dengan mudah menyebar dan menghanguskan bangunan warung.
Dengan upaya petugas damkar, api dapat dipadamkan beberapa jam kemudian.
Total petugas damkar menghabiskan 12 ribu liter air untun padamkan api.
"Kerugian dari musibah kebakaran tersebut sekitar Rp60 juta," ungkap dia.
Pemicu api dari kebakaran, diperkirakan karena korsleting listrik yang terjadi di lemari pendingin minuman. (mit)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.