Berita Bali

BALI Rawan Eksploitasi Seksual Anak, Masuk Provinsi Jumlah Kasus Banyak, 3 Besar di ASEAN!

Bali masuk pulau yang rentan terjadi eksploitasi seksual terhadap anak. Secara nasional hingga 2024 ini, sebanyak 24.000 anak diduga jadi korban prost

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
EKSPLOITASI SEKSUAL - Konferensi ASEAN tentang Pencegahan dan Respons Terhadap Penyalahgunaan Penyedia Jasa Keuangan dalam Eksploitasi Seksual Anak di Denpasar, Rabu (7/8). 


Kejahatan Berjejaring dan Rapi

Sementara itu, End Child Prostitution, Child Pornography and Trafficking of Children for Sexual Purposes (ECPAT) Indonesia telah mengidentifikasi ada 26 anak yang telah menjadi korban eksploitasi seksual di ranah digital.

Mereka menggunakan transaksi live streaming untuk tujuan seksual dengan menggunakan platform digital pembayaran seperti e-wallet dan bentuk pembayaran lainnya yang tersedia di platform tersebut.

“Ada tiga jenis mata uang sebagai alat transaksi yang digunakan yaitu rupiah (Rp), dollar amerika (US$) dan Euro (Є), dengan kisaran besaran tarif paling rendah adalah jenis prostitusi sedangkan tarif tertinggi terdapat pada penawaran live streaming untuk tujuan seksual, yang berkisar antara 100 ribu rupiah hingga 5 juta rupiah,” kata Ahmad Sofian dari ECPAT Indonesia.

Fachrizal Afandi dari Asosiasi Pengajar Hukum Pidana dan Kriminolog (ASPERHUPIKI) mengatakan kejahatan ini berjejaring serta rapi dengan jangkauan internasional.

Ia menambahkan dalam forum ini akan ditampilkan sebanyak 58 makalah yang dipresentasikan peneliti, dosen, hukum, hingga PPATK. Indonesia kadang terlambat menyadari hal ini, namun hal ini belum terlambat untuk ditangani,” katanya. (sup)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved