Pilkada Denpasar

Ambara-Adi Target Suara di Atas 56 Persen! Minta KPU Denpasar Fasilitasi Turun ke Desa

Ngurah Ambara mengatakan administrasi dokumennya yang telah diserahkan ke KPU dinyatakan lengkap. Ia menargetkan menang tidak di atas 56 persen.

Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami
AMBARA ADI - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Ambara-Adi mendaftar ke KPU Denpasar, Kamis (29/8). 

TRIBUN-BALI.COM  - Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Denpasar, Gede Ngurah Ambara Putra-I Nengah Yasa Adi Susanto alias paket Ambara-Adi juga mendatangi KPU Denpasar untuk mendaftar maju dalam kontestasi Pilwalkot Denpasar, Kamis (29/8) pukul 15.35 Wita.

Ambara dan Adi datang mengenakan udeng putih cokelat, kemeja biru muda khas kampanye Prabowo-Gibran saat Pilpres kemarin, kamen berwarna cokelat serta saput putih. Ambara-Adi didampingi partai pengusung di antaranya Gerindra, PSI, Nasdem, PAN, PKS, Buruh, PKN, dan Garuda.

Ngurah Ambara mengatakan administrasi dokumennya yang telah diserahkan ke KPU dinyatakan lengkap. Ia menargetkan menang tidak di atas 56 persen. “Kami pasangan Ambara Adi telah hadir di KPU Denpasar mendaftar dan dinyatakan administrasinya lengkap,” jelas, Ambara.

Ia menginginkan agar KPU membatasi pemasangan baliho di Kota Denpasar. Ia berharap sebagai paslon dapat difasilitasi turun ke setiap desa, setiap kecamatan untuk menyampaikan visi misi.

Baca juga: PILKADA 2024 Pendukung Edy-Hasan Teriak Lawan-Lawan Dinasti

Baca juga: 2 Paslon Daftar ke KPU Jembrana, Tamba-Dana ada Parade Budaya, Bang-Ipat Didampingi 2 Mantan Bupati

“Kami hadir dengan visi bagaimana membangun Kota Denpasar sesuai dengan nilai-nilai dasar, aman, berbudaya, berdialogis, dan inovatif yang diintegrasikan dalam sebuah sistem kota atau smart city atau kota cerdas,” bebernya.

Ambara mengatakan, dengan smart city ini banyak negara-negara maju khususnya di Asia Tenggara sudah memakai aplikasi smart city untuk menyelesaikan masalah sampah, kemacetan kemudian juga masalah banjir dan lain-lain. Kata dia, smart city ini bisa ikut keterlibatan masyarakat dalam penanganan permasalahan yang ada di Denpasar.

“Kami juga ingin mewujudkan program Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai program kelanjutan program Bapak Jokowi yang ingin mewujudkan Indonesia maju menuju Indonesia emas,” jelasnya.

Ambara mengakui ini adalah hal yang tidak mudah karena untuk menuju itu perlu pertumbuhan ekonomi 6-7 persen. Begitu juga bagaimana mengaplikasikan semua seperti pendapatan per kapita. Pendapatan per kapita yang cukup tinggi, begitu juga mengurangi kemiskinan.

“Jangankan mengurangi kemiskinan, kami lihat data dari KPU kemiskinan kita meningkat. Begitu juga kesenjangan meningkat. Padahal harapan daripada Bapak Presiden Jokowi dan Bapak Presiden terpilih Prabowo adalah bagaimana kita bisa menurunkan kemiskinan dan kesenjangan. Ini hal-hal yang sangat penting,” tandasnya.

Ambara menargetkan menang di Kota Denpasar, paling tidak di atas 56 persen perolehan suara. “Tentu harapannya seperti kita partai penantang, sangat besar harapan kami kpu bisa men-challenge daripada paslon kami di tiap-tiap desa. Begitu juga sehingga masyarakat bisa lebih tahu,” bebernya.

Ambara juga ingin partisipasi masyarakat untuk Pilwali ini cukup tinggi. Karena lima tahun lalu sangat rendah sekali partisipasi masyarakat denpasar dalam Pilwali Kota Denpasar.

Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni mengatakan pukul 15.35 Wita, KPU Kota Denpasar menerima pasangan Ambara-Adi. “Terkait dengan dokumen yang disampaikan ada dua jenis dokumen untuk persyaratan pencalonan dan dokumen persyaratan calon. Untuk kedua jenis dokumen itu setelah kami lakukan verifikasi oleh tim verifikator dinyatakan lengkap,” jelas, Sekar.

Terhadap dokumen yang sudah disetorkan itu akan dilakukan penelitian administrasi untuk mengetahui keabsahan atau kebenaran dari dokumen yang disetorkan dengan mencocokan atau mengklarifikasi ke lembaga-lembaga yang mengeluarkan dokumen. (sar)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved