Berita Jembrana
Tragedi Kecelakaan, Hindari Motor, Pikap Muatan Bawang Tabrak Pohon Perindang Jalur Tengkorak!
Namun begitu, akibat benturan antara mobil dengan pohon, kemungkinan ada kerusakan dan kerugian material yang ditimbulkan.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Peristiwa kecelakaan tunggal, terjadi di jalur tengkorak Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk wilayah Jembrana, Senin 1 September 2024.
Adalah mobil pikap warna putih yang keluar jalur, karena sebelumnya menghindari kendaraan lain dari arah berlawanan.
Menurut informasi yang diperoleh, peristiwa kecelakaan tunggal tesebut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya di Banjar Taman, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, sekitar pukul 15.50 WITA.
Bermula dari pikap warna putih DK 1860 WB, yang dikemudikan Irwan (34) bergerak dari arah barat menuju timur (Gilimanuk ke Denpasar).
Setibanya di TKP yang merupakan jalan datar lurus tersebut, sopir terpaksa banting setir ke kiri untuk menghindari terjadinya kecelakaan.
Sebab, ada kendaraan lain yakni sepeda motor yang bergerak dari arah berlawanan, dengan memotong jalur dari arah barat (jalur pikap).
Baca juga: Desa Wisata di Buleleng Akan Dievaluasi, Status Bisa Dicabut
Baca juga: Dua Kali Imbang, Ambisi Marc Klok Bawa Persib Bandung ke Jalur Kemenangan saat Lawan PSM Makassar
Akibatnya, pikap warna putih bermuatan bawang tersebut pun sampai menabrak sebuah pohon perindang pinggir jalur nasional tersebut.
Posisi pikap pasca kejadian tersebut, nampak masih miring dan berada di bawah pohon perindang tersebut.
Beruntungnya, tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan sopir disebutkan tidak mengalami luka-luka.
Namun begitu, akibat benturan antara mobil dengan pohon, kemungkinan ada kerusakan dan kerugian material yang ditimbulkan.
"Karena menghindari kendaraan lain dari jalur berlawanan," kata Kapolsek Melaya, AKP I Ketut Sukadana saat dikonfirmasi, Senin 2 September 2024.
Dia menegaskan, tidak ada korban jiwa akibat kejadian tersebut. Sopir pikap dalam keadaan sadar dan tanpa luka.
"Nihil korban jiwa dan sopir tidak mengalami luka. Kemungkinan hanya shock saja karena kecelakaan tersebut," ungkapnya.
Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati saat berkendara, terutama di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk yang merupakan jalur nasional lintas kabupaten.
Perhatikan situasi dan kondisi lalu lintas ketika hendak mendahului kendaraan lain di depannya.
"Ini penting untuk meminimalisir serta mengantisipasi timbulnya kecelakaan lalu lintas yang bisa saja merugikan diri sendiri serta orang lain," tandasnya.
| KASUS Dugaan Chat Vulgar Guru ke Siswa di Jembrana, Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pidana, Kok Bisa? |
|
|---|
| LUAR Biasa! Warga Saling Bantu Angkut Batu Bagi Jembatan Perintis Garuda Jembrana yang Terus Dikebut |
|
|---|
| BAHASA 'Mabar ML' Picu Polemik, Polisi Tak Temukan Unsur Pidana pada Chat Viral Guru ke Siswa? |
|
|---|
| Seluruh Guru di Jembrana Sudah ASN, Lewat Rekrutmen CPNS, PPPK hingga Skema Paruh Waktu |
|
|---|
| 2 Desa Pamerkan Simulasi Penanganan Pencurian, Satkamling Wajib Beri Aman di Wilayah Masing-masing! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/aVawGGsgbherh3.jpg)