Mengenang Sang Maestro, Pameran Lukisan Puncak Karya Nyoman Gunarsa Digelar
Keluarga besar Nyoman Gunarsa bersama Yayasan Indonesia akan menggelar Pameran Lukisan Puncak Karya Nyoman Gunarsa yang akan dibuka pada Senin
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Mengenang Sang Maestro, Pameran Lukisan Puncak Karya Nyoman Gunarsa Digelar
TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Keluarga besar Nyoman Gunarsa bersama Yayasan Indonesia akan menggelar Pameran Lukisan Puncak Karya Nyoman Gunarsa yang akan dibuka pada Senin (9/9/2024).
Pameran ini bertujuan untuk mengenang maestro seni Indonesia, Nyoman Gunarsa serta sebagai bentuk pertanggungjawaban sang maestro kepada masyarakat.
Selama lebih dari lima dekade, Nyoman Gunarsa telah menciptakan karya-karya seni yang melimpah.
Baca juga: Karya Seniman Muda Bali Meriahkan Perayaan HUT RI ke-79 di IKN
Sebagian besar karyanya kini terkurasi dengan baik di Museum Seni Lukis Klasik Nyoman Gunarsa dan Museum Seni Lukis Kontemporer yang berada di tanah kelahirannya di Dusun Banda, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.
Selain dikenal sebagai pelukis yang produktif, Gunarsa juga aktif dalam mengumpulkan artefak kuno Bali, yang kini melengkapi koleksi Museum Seni Lukis Klasik Bali Nyoman Gunarsa.
Koleksi tersebut meliputi wayang bermata emas, keris, lukisan klasik Bali, patung, topeng, gamelan, serta karya seni dari berbagai seniman Indonesia dan mancanegara.
Baca juga: Batunggul Village Festival di Nusa Penida Klungkung, Ruang Kreasi Seniman dan UMKM Lokal
Nyoman Gunarsa memainkan peran penting dalam kebangkitan Seni Lukis Klasik Bali dan memperkenalkannya ke panggung internasional.
Komitmennya tercermin dalam berbagai inisiatif, termasuk pendirian Museum Seni Lukis Klasik Bali yang kemudian terintegrasi dengan Museum Seni Lukis Kontemporer Indonesia, serta penyelenggaraan pameran seni baik secara lokal, nasional, maupun internasional.
Sejak tumbuh sebagai seniman, Gunarsa mengkonstruksi semangat dan nuansa taksu dalam berkarya.
Alhasil,karya-karyanya dikenal unik dan berkarakter.
Baca juga: Antusiasme Seniman Tinggi, Pj Gubernur Jateng: Pekan Seni Pasar Raya TBJT, Bakal Digelar Tiap Tahun
Berbagai bentuk karya seni Nyoman Gunarsa digabungkan dengan modal akademis tanpa mengurangi akar klasik yang menjadi roh jiwanya.
Menurut Istri Nyoman Gunarsa, Indrawati Gunarsa, semua karya Nyoman Gunarsa terkoleksi dengan baik dan terawat di Museum Nyoman Gunarsa.
Ia hingga saat ini masih bertekad pentingnya perawatan dan pelestarian koleksi museum.
Merawat dan melestarikan Museum Nyoman Gunarsa dengan koleksinya yang segudang, kata dia bukan perkara mudah.
Baca juga: 900 Seniman dari 15 Negara Dilibatkan Dalam Indonesia Bertutur 2024 di Bali
Lebih-lebih Museum Nyoman Gunarsa murni praktik museum, tanpa didukung ada galeri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Indrawati-Gunarsa-saat-menunjukan-salah-satu-karya-dari-mendiang-suaminya.jpg)