Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Klungkung

Antrean Panjang Penyebrangan ke Nusa Penida, Warga Ngantre hingga Berhari-hari

Usulan Pemkab Klungkung ke pemerintah pusat, terkait penambahan kapal perintis untuk layanan ke Nusa Penida sampai saat ini belum ada kejelasan.

Tayang:
Istimewa
Kapal Ro-Ro (roll-on/roll-off) Nusa Jaya Abadi. 

Antrean Panjang Penyebrangan ke Nusa Penida, Warga Ngantre hingga Berhari-hari

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Usulan Pemkab Klungkung ke pemerintah pusat, terkait penambahan kapal perintis untuk layanan ke Nusa Penida sampai saat ini belum ada kejelasan.

Padahal saat ini aktivitas penyebrangan barang ke Nusa Penida dengan menggunakan KMP (Kapal Motor Perintis) Nusa Jaya Abadi semakin crowded

Baca juga: NAIK Penyeberangan di Selat Bali, Rangkaian Liburan Sekolah, Awas Cuaca Buruk di Ketapang-Gilimanuk!

Bahkan beberapa warga mengaku harus antre berhari-hari, untuk dapat menyebrang menggunakan jasa KMP Nusa Jaya Abadi yang dikelola Pemkab Klungkung

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Klungkung I Gusti Gede Gunarta mengatakan, antrean penyebrangan tersebut karena saat ini aktivitas pembangunan di Nusa Penida sangat gencar.

Belum lagi aktivitas perekonomian juga menggeliat, sehingga aktivitas warga menyebrangkan barang baik itu logistik ataupun material sedang tinggi-tingginya ke Nusa Penida.

Baca juga: OMBAK Besar Halangi Penyeberangan Barang ke Nusa Penida, Sembako & Material Menumpuk di Pesisir

Di sisi lain, kapasitas kapal yang dikelola Pemkab Klungkung itu sangat terbatas.

Padahal setiap harinya, KMP Nusa Jaya Abadi sudah melayani 2 trip (keberangkatan).

"Itupun tiap minggu kami sudah beberapa kali melayani extra trip. Jadi memang membludaknya penyebrangan, ditambah kapasitas KMP Nusa Jaya Abadi yang terbatas ini menyebabkan antrean," ujar Gusti Gunarta, Senin (9/9/2024).

Baca juga: Pastikan Sinyal Lancar Selama Lebaran, XL Axiata Perkuat Jaringan di Tiga Jalur Penyeberangan Laut

Dalam pelayanan penyebrangan barang ke Nusa Penida, selama ini KMP Nusa Jaya Abadi dibantu oleh dua kapal LCT milik swasta.

Beberapa waktu lalu, salah satu kapal LCT masuk docking dan ini juga membuat layanan penyebrangan kian krodit.

"Sekarang sedang tinggi-tingginya permintaan penyebrangan, beberapa waktu lalu LCT docking. Sampai Kapal Ro-Ro (KMP Nusa Jaya Abadi) harus angkut BBM, karena itu sangat priotitas," ungkap Gunarta.

Dengan kondisi seperti itu, pihaknya telah berkoordinasi ke Kementerian Perhubungan untuk memohon pengadaan kapal perintis tambahan di Klungkung.

Baca juga: Cuaca Buruk, Penyeberangan Pelabuhan Padang Bai Bali ke Pelabuhan Lembar Lombok Ditutup Sementara

Namun usulan itu belum ada kejelasan.

"Beberapa waktu lalu saya bersama bapak PJ Bupati, komunikasi langsung dengan Direktur Perhubungan laut di Kemenhub untuk bisa ada kapal perintis tambahan."

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved