Kebakaran di Buleleng

Dini Hari Warga Banyuning Buleleng Dibuat Panik, Lumbung Padi hingga Mobil Terbakar

Masyarakat di wilayah Kelurahan Banyuning dihebohkan dengan peristiwa kebakaran pada Selasa (10/9/2024) dini hari.

Istimewa
Petugas pemadam Kebakaran Buleelng saat berupaya memadamkan api di lumbung padi milik Nyoman Arnawa 

Dini Hari Warga Banyuning Buleleng Dibuat Panik, Lumbung Padi hingga Mobil Terbakar


TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Masyarakat di wilayah Kelurahan Banyuning dihebohkan dengan peristiwa kebakaran pada Selasa (10/9/2024) dini hari.

Kobaran api membakar satu unit lumbung padi serta mobil jenis APV. 

Informasi yang dihimpun, musibah kebakaran terjadi sekitar pukul 02.15 Wita.

Lokasi kebakaran yakni di Jalan Komodo nomor 2 Banyuning Utara, Kelurahan Banyuning, Kecamatan Buleleng, Bali. 

Baca juga: DAMPAK Kebakaran Pasar Ubud, Turis Tak Mau Makan di Restoran Dekat Lokasi, 192 Kejadian di Denpasar

Kapolsek Kota Singaraja, Kompol Made Agus Dwi Wirawan saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

Yang mana kebakaran terjadi di lumbung padi berukuran 3 meter x 6 meter milik Nyoman Arnawa.

"Lumbung tersebut berbahan kayu dan beratap seng. Namun sudah tidak terpakai," ucapnya. 

Baca juga: Penyebab Kebakaran Pasar Ubud Gianyar Belum Jelas, Bau Angit Rugikan Restoran

Lanjut Kapolsek, peristiwa kebakaran berawal saat anggota keluarga bernama Putu Eka Juniari terbangun untuk membuahkan susu anaknya.

Namun saat di dapur, wanita 31 tahun itu tiba-tiba mendengar suara ledakan. 

"Yang bersangkutan mendengar suara seperti ledakan kaca dari samping rumah. Saat ditelusuri, dia mendapati kobaran api yang sudah membesar di lumbung/glebeg," ungkapnya. 

Baca juga: Januari hingga Agustus 2024, Terjadi 192 Kejadian Kebakaran di Denpasar, 427 Ular Masuk Pemukiman

Tak hanya lumbung padi, Putu Eka juga mendapati satu unit mobil jenis APV DK 1997 JP milik Nyoman Arnawa ikut terbakar.

Yang mana sebelum kejadian, mobil tersebut diparkir di sebelah lumbung.

"Diperkirakan karena api dari lumbung merembet melalui paranet yg di pakai melindungi mobil dari panas matahari," imbuhnya. 

Atas kejadian tersebut, Putu Eka segera membangunkan anggota keluarga, termasuk Nyoman Arnawa.

Baca juga: Kejadian Berulang, Polda Beri Efek Jera, Usut Dugaan Kelalaian Petugas Dalam Kebakaran Pasar Ubud

Selanjutnya secara bersama-sama berusaha memadamkan api dengan air seadanya.

"Namun karena api terus membesar, kemudian korban berupaya menghubungi pihak damkar untuk meminta bantuan," ungkapnya. 

Kompol Agus mengatakan, musibah kebakaran tidak mengakibatkan korban jiwa. Kendati demikian, kerugian materiil yang disebabkan mencapai lebih dari Rp100 juta.

"Mengenai penyebabnya diduga arus pendek listrik yang berasal dari kabel yang melintang di sekitaran lumbung yang terbakar," imbuhnya. 

Sementara itu, Plt Kadis Damkar Buleleng, Gede Gunawan AP saat dikonfirmasi terpisah mengungkapkan, pasca menerima informasi kebakaran pihaknya segera menerjunkan 13 personel dengan tiga unit armada.

Upaya pemadaman api berlangsung selama satu jam. (*)

 

Berita lainnya di Kebakaran di Buleleng

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved