Hari Raya Galungan dan Kuningan

Jelang Galungan, Harga Kebutuhan Pokok di Denpasar Stabil, Disperindag Gelar 8 Kali Pasar Murah

Sri Utari mengatakan, sesuai dengan monitoring yang dilakukan setiap hari di empat pasar, harga kebutuhan pokok masih stabil.

istimewa
Pasar murah Galungan pada Jumat 6 September 2024 di Banjar Teges, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar - Jelang Galungan, Harga Kebutuhan Pokok di Denpasar Stabil, Disperindag Gelar 8 Kali Pasar Murah 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Umat Hindu di Bali akan merayakan Hari Raya Galungan pada 25 September 2024 mendatang.

Terkait hal itu, dua pekan jelang Galungan, harga kebutuhan pokok di Denpasar, Bali, masih stabil.

Dan hingga mendekati Galungan nanti diprediksi harga kebutuhan pokok tetap stabil mengingat pasokan terpenuhi dan tidak ada kelangkaan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari.

Baca juga: Kampanye Perdana Pilkada Bertepatan Galungan, KPU Denpasar Harap Paslon Manfaatkan untuk Silaturahmi

Sri Utari mengatakan, sesuai dengan monitoring yang dilakukan setiap hari di empat pasar, harga kebutuhan pokok masih stabil.

"Galungan hampir 2 minggu lagi, sampai saat ini harga kebutuhan seperti beras, telur, bumbu-bumbu dapur masih stabil," kata Sri Utari, Selasa 10 September 2024.

Dikatakannya, ada 4 pasar yang dilakukan monitoring setiap harinya yakni Pasar Badung, Pasar Kreneng, Pasar Nyanggelan dan Pasar Badung.

Di keempat pasar ini belum menunjukkan pergerakan harga yang fluktuatif atau masih stabil.

Berdasarkan hasil pemantauan pasar tersebut, harga kebutuhan pokok yakni beras premium Rp 16.000 per kilogram, beras medium lokal Rp 15.000 per kilogram.

Gula pasir Rp 18.000 per kilogram dan daging ayam potong Rp 36.000 hingga Rp 37.000 per kilogram.

Kemudian untuk bumbu dapur yakni cabai rawit rata-rata Rp 32.000 per kilogram, bawang merah Rp 25.000 per kilogram dan bawang putih Rp 36.000 per kilogram.

Disinggung terkait pasokan gas LPG 3 kilogram, pihaknya mengatakan, saat ini kondisi sudah aman.

Pasokan terjaga dan tidak ada lagi riak masyarakat yang kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kilogram.

Meski demikian, pihaknya tetap bersurat kepada Pertamina saat jelang hari raya atau libur panjang.

Untuk menekan lonjakan harga yang mungkin saja terjadi jelang Galungan ini, Sri Utari mengatakan Disperindag juga menggelar pasar murah.

"Kami rancang ada 8 kali pasar murah yang digelar jelang Galungan hingga Kuningan nanti," imbuhnya.

Kegiatan pasar murah ini bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Pasar Sewakadarma, Bulog, dan UMKM lokal untuk menyediakan beras, minyak, dan produk lainnya. (*)

Kumpulan Artikel Galungan

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved