Berita Badung

Ibu Muda Ungkap Fakta Perkelahian di Jimbaran Hingga Terjadi Penusukan, Suaminya Jadi Korban

Ibu Muda Ungkap Fakta Perkelahian di Jimbaran Hingga Terjadi Penusukan, Suaminya Jadi Korban

Istimewa
Polisi saat mendatangi TKP dan menggali keterangan saksi perkelahian di acara pernikahan di Jimbaran, Badung, Bali. 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Sebuah rekaman video viral di media sosial, dimana terjadi perkelahian di wilayah Jimbaran hingga berujung penusukan menggunakan sajam.

Aksi perkelahian tersebut terjadi pada acara pernikahan.

Diduga pemicu perkelahian karena senggolan saat berjoget dan di bawah pengaruh minuman keras. 

Baca juga: Dugaan Korupsi Indofarma, Tim Kuasa Hukum Tersangka CSY Tempuh Jalur Praperadilan

Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi menjelaskan bahwa peristiwa tersebut benar terjadi di Jimbaran tepatnya di acara pernikahan.

Lokasi TKP di Balai Serbaguna Perum. Taman Graha Lingkungan Taman Griya Jimbaran, Badung, pada Sabtu 21 September 2024 pukul 23.30 WITA. 

"Kejadian tersebut diduga karena saat acara joget bersama ada yang tersenggol tidak terima dan saling adu mulut dan berujung perkelahian.

Baca juga: CSR bank bjb Akselerasi Ekonomi, Diganjar Merdeka Awards 2024

Antara pelaku dan korban diduga dalam pengaruh alkohol," kata AKP Sukadi, pada Minggu 22 September 2024 malam.

AKP Sukadi menjelaskan bahwa ada tiga korban laki-laki berinisial SN (23) mengalami luka di kepala, PM (41) mengalami luka tusukan di punggung dan FM (29) mengalami patah kaki kiri. 

Ketiga korban berasal dari Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur.

Sedangkan untuk pelaku masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan saksi berinisial I (23) asal Kupang yang telah diperiksa polisi, menyampaikan bahwa pelaku sempat berteriak mengaku berasal dari Timor Leste, dan merupakan orang tidak dikenal datang berkelompok. 

Sementara itu, saksi V (21) asal Kupang juga menyampaikan kepada polisi bahwa saat kejadian suaminya saat itu sempat mendekat dengan maksud untuk melerai namun juga diserang menggunakan balok. 

"Korban merupakan saudara kandung dari mempelai pengantin.

AKP Sukadi menerangkan bahwa dalam acara pernikahan itu banyak kerabat serta teman-teman yang menghadiri undangan, kemudian beberapa tamu undangan yang mengkonsumsi alkohol dan ada acara joget-joget. 

Pada saat berjoget bersama telah terjadi senggolan sehingga terjadi adu mulut antar tamu yang menghadiri acara dan sampai berujung perkelahian

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved