PON 2024
Target Bali Meleset Hanya 36 Medali Emas di PON 2024, Ini Daftar Cabor Penyumbang Emas, Cricket Top
Perhelatan multi-event Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh- Sumatera Utara (Sumut) telah berakhir, Jumat (20/9) malam. Hasilnya, target
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Ady Sucipto
Pasangan Bali ini kemudian mengulang kesuksesannya pada nomor 15 Reds Double Putra.
"Bali sukses cetak sejarah 2 emas. Khusus snooker ini adalah pencapaian tertinggi, di level kejurnas, dulu paling mentok dapat perunggu. Perjuangan atlet layak diapresiasi," kata pelatih tim biliar PON Bali, Welly Soedarno.
Tim Rugby Putri Bali berhasil mendulang medali emas setelah mengalahkan lawannya tim Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perolehan emas ini sekaligus mengukir sejarah pertama kalinya tim rugby Bali membawa pulang emas sepanjang masa perhelatan PON.
"Setelah masuk final, kami belajar dari PON Papua. Akhirnya kami menyelesaikan pertandingan di final melawan Jogja dengan skor cukup telak. Kami mencetak sejarah emas pertama,” kata Pelatih Tim Rugby Bali, Wira Ditta Lokantara.
Berlanjut di cabor lain, hasil tidak mengkhianati usaha, peribahasa itulah yang patut disematkan kepada pasangan ganda campuran tenis meja Bali I Komang Sugita dan Made Sisca Pratiwi
Sugita dan Sisca akhirnya sukses mengukir prestasi membawa harum nama Bali, sekaligus mengakhiri penantian mendapatkan medali emas sepanjang masa di PON.
Penantian itu akhirnya pecah di PON XXI/2024 Aceh-Sumut sejak PON edisi perdana di Surakarta tahun 1948 silam. Akhirnya emas cabor tenis meja dibawa pulang ke Bali.
Hasil ini juga di luar ekspektasi karena kontingen dari provinsi lainlah yang sejatinya berstatus unggulan. Namun Sugita dan Sisca mengaburkan hal itu. Kedua atlet asal Buleleng ini membuktikan bahwa Bali lah yang kini menjadi yang terbaik.
"Sejarah bagi tenis meja Bali. Dari PON pertama belum pernah dapat emas, dan sekarang baru pecah," kata Pelatih tim tenis meja PON Bali, I Gede Ardika, yang juga orangtua dari Sisca.
Kemudian, judoka putri si kembar asal Bali, Ni Made Sukerti (19) dan Ni Nyoman Suwitri (19), juga turut sukses membawa pulang medali emas dalam debutnya di ajang PON.
Kembar Sukerti-Suwitri mendulang emas saat tampil pada nomor seni ju no kata putri, di Gelanggang Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.
Nomor ju no kata merupakan nomor yang baru dipertandingkan dalam PON Aceh-Sumut ini. Dan perolehan emas dari si kembar ini juga menjadi kejutan bagi sang pelatih.
Sukerti-Suwitri meraih emas dengan total nilai yang didapatkan 373, disusul pasangan Jawa Barat yang meraih medali perak dengan angka 367, dan medali perunggu bersama didapat pasangan Jawa Tengah dengan nilai 365,5, dan Banten 345,5.
"Mereka luar biasa, masih muda 19 tahun menyumbangkan medali emas untuk Bali, dan ini pertamakalinya mereka tampil di PON dan langsung mendapatkan emas," kata Pelatih Judo Putri Bali, Dewa Ayu Watra Putriningsih.
Cricket Juara Umum
PON Aceh-Sumut
Kontingen Bali
PON XXI/2024
cricket
atletik
Judo
panjat tebing
Tarung Derajat
karate
Tenis meja
taekwondo
| Pemerhati Olahraga Bali Satya Wibhawa: Atlet Tambah Ratusan, Emas Hanya Tambah 8 di PON 2024 |
|
|---|
| KONI Bali Tetap Puas dengan Hasil di PON 2024, Margin Error Sedikit |
|
|---|
| Target Bali Meleset, Rebut 36 Medali Emas di PON, Cricket Juara Umum, Sejumlah Atlet Ukir Sejarah |
|
|---|
| Satya Wibhawa, Pemerhati Olahraga Bali, Atlet Tambah Ratusan, Emas Hanya Tambah 8 |
|
|---|
| Prestasi di Ajang PON Aceh, Tim Rugby Putri Bali Cetak Sejarah Raih Medali Emas Sepanjang Masa PON |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Tim-Cricket-Bali-Panen-Emas-di-PON-2024-Arka.jpg)