Berita Bali
Setelah Dibacok Mau Dibuang ke Sungai, Korban Penusukan di Taman Pancing Denpasar Bali Membaik
Afan sempat mengenali ciri-ciri pelaku yang disebutnya memiliki karakter dan dialeknya seperti warga pendatang dari wilayah Timur.
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Afan (19) kini kondisinya sudah membaik setelah sempat kritis dan mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU (Intensive Care Unit) RSUD Bali Mandara sejak kejadian pengeroyokan, Minggu (22/9) dini hari.
Video kejadian ini juga viral di media sosial yang mengundang keprihatinan banyak pihak, khususnya warga yang ingin hidup aman dan nyaman, namun selalu diusik oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.
Paman korban, Mang Yus mengatakan, berdasarkan penuturan korban Afan, dirinya yang saat itu sedang membeli makanan tiba-tiba diserang dari belakang tanpa tahu sebabnya.
Afan sempat mengenali ciri-ciri pelaku yang disebutnya memiliki karakter dan dialeknya seperti warga pendatang dari wilayah Timur.
"Pelaku diduga orang dari Timur kurang lebih 10 orang. Afan bilang logat bicaranya seperti orang Timur," ungkap Paman korban Mang Yus, kepada Tribun Bali, Kamis (26/9).
Baca juga: Penderita Amputasi Kurang Akses Dapat Kaki Palsu, Yayasan Kaki Kita Buatkan Gratis Jika Tak Mampu
Baca juga: Upaya Minimalisir Trek-trekan dan Balap Liar! Polisi Datangi Bengkel Tempat Modifikasi Sepeda Motor
Empat hari berlalu terbaring di rumah sakit, kondisi Afan kini membaik dan sudah keluar dari ruang ICU ke ruang perawatan.
Sang paman yang geram, membawa kasus ini ke ranah hukum dengan melaporkan para pelaku ke Polsek Denpasar Selatan dan Kepala Desa Pemogan. "Kondisinya sekarang sudah membaik. Sudah keluar dari ruang ICU. Saya sudah laporkan kasus ini ke Polsek yang di Sanur itu dan Kepala Desa Pemogan," bebernya.
Sementara itu, korban Afan menyampaikan, saat itu dirinya berboncengan dengan saudaranya membeli nasi, lalu tiba--tiba ia ditarik dari sepeda motornya lalu ditendang. Kebetulan saat itu Afan bersama saudaranya, saudaranya berhasil lari menyelamatkan diri namun Afan terjatuh dari sepeda motornya karena ditarik dan ditendang.
"Saya dipegang jatuh dari atas. Di situ saya dipukul sama orang yang tidak dikenal. Saya tidak tahu orang itu. Saya tidak tahu apa-apa. Setelah saya dipukul, dibawa semua teman-temannya yang di atas ikut turun memukuli saya. Sehingga badan bagian punggung saya dibacok dan bagian kepala robek. Setelah itu saya mau dibuang ke sungai. Untungnya dia kabur langsung saat itu," ungkap Afan.
Setelah para pelaku kabur, Afan yang saat itu masih sadarkan diri langsung berlari naik mencari pertolongan. Dan saudaranya datang dari belakang langsung melarikan Afan ke RSUD Bali Mandara.
Terpisah, Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi yang dikonfirmasi mengenai laporan tersebut belum memberikan keterangan apapun mengenai tindak lanjut dari kepolisian. (ian)
Kapasitas PLTS di Bali Saat Ini Capai 50 MW, Siapkan Proyek Baru PLTS 9-10 MW di Badung |
![]() |
---|
Sekda Bali Targetkan Ranperda Nominee Selesai Tahun Ini, UMKM Milik WNA Dipastikan Ilegal |
![]() |
---|
UMKM Milik WNA Dipastikan Ilegal, Sekda Bali Targetkan Ranperda Nominee Selesai Tahun Ini |
![]() |
---|
Lahir Prematur, Begini Kondisi Terkini Bayi Kembar Empat Dirawat di RSUD Bali Mandara |
![]() |
---|
Antisipasi Narkotika & Sajam, Orang dan Barang Bawaan Diperiksa Polisi di Pelabuhan Gilimanuk Bali |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.