Berita Buleleng
Kadek dan Dower Penyebab Perkelahian Viral di Singaraja, Nodai Perayaan Galungan
Kadek dan Dower Penyebab Perkelahian Viral di Singaraja, Nodai Perayaan Galungan
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
Laporan pertama adalah korban Made Sumerta Jaya dengan pelaku Kadek P, Putu A, dan KS.
Laporan kedua korban bernama Kadek Putra Yasa, sedangkan pelaku berinisial PA dan D.
Sementara Laporan ketiga, korban/pelapor berinisial PA, dengan terlapor berinisial KS, Gede A dan OP.
"Semalam kita sudah periksa 11 saksi, kita running, kita maraton dan selesaikan untuk mengetahui kejadian di masing-masing TKP.
Yakni di Penarukan dan simpang Banyuning. Hari ini kita periksa tambahan terkait posisi masing-masing dan juga untuk memenuhi kelengkapan 184 KUHP alat bukti yang sah," ungkapnya.
Disinggung soal senapan gas, Kapolsek Singaraja membenarkan ada info tersebut.
Namun pihaknya di lokasi tidak mendengar suara letusan ataupun tembakan.
"Korban yang pertama di TKP Banyuning itu (Made Sumerta Jaya) memang selesai berburu.
Saat melintas, ia menemukan temannya dikeroyok dan dia ingin melerai.
Ini keterangan awal, tentunya kita akan cocokan dengan keterangan lain dengan saksi-saksi yang lain.
Sementara info adanya suara dari senapan gas itu belum bisa dikonfirmasi kebenaranya. Mohon bersabar, hari ini kita tuntaskan," ucapnya.
Lebih lanjut dikatakan, seluruh pihak yang terlibat perkelahian sudah dimediasi di Polres Buleleng.
Pihak-pihak yang terlibat juga sudah saling memaafkan. Kendati demikian, proses hukum tetap berlanjut.
"Kendati sudah berdamai, namun proses hukum masih tetap berlanjut. Mereka yang terlibat saat ini masih dimintai keterangan," tandasnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Petandakan, Wayan Joni Arianto memohon maaf atas keributan yang terjadi pada hari raya Galungan.
| DINSOS Pastikan Pendampingan Berlanjut, Delapan Korban Kasus LKSA GS Dipindahkan ke Panti |
|
|---|
| SAPI Terjun ke Sumur Dikira Hilang Oleh Pemiliknya di Desa Banyupoh, Evakuasi Tim TRC Berhasil |
|
|---|
| Baru Saja Dibeli, Dikira Hilang, Sapi Milik Warga di Buleleng Ternyata Masuk Sumur Sempit |
|
|---|
| Kebutuhan 3.000 Telur per Hari, Program MBG Jadi Peluang Besar Usaha Desa di Sukasada Buleleng |
|
|---|
| PEMILIK Bangunan Liar Diberi Waktu 30 Hari Bongkar Mandiri, Kappa: Tidak Ada Ganti Rugi! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kadek-dan-Dower-Penyebab-Perkelahian-Viral-di-Singaraja-Nodai-Perayaan-Galungan.jpg)