Berita Karangasem
Ditinggal Melayat, Surat Berharga Hingga Uang Tunai Belasan Juta Rupiah Hangus Terbakar di Buleleng
Komang Suartana, pria asal Dusun Munduk, Desa/Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami nasib apes.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Ditinggal Melayat, Surat Berharga Hingga Uang Tunai Belasan Juta Rupiah Hangus Terbakar di Buleleng
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Komang Suartana, pria asal Dusun Munduk, Desa/Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, mengalami nasib apes.
Pasalnya saat ia pergi melayat, rumah yang ditinggalkan mengalami kebakaran.
Celakanya kebakaran menghanguskan sejumlah surat berharga hingga uang tunai senilai Rp13 juta.
Informasi yang dihimpun, musibah kebakaran diketahui pada hari Rabu (2/10/2024) sekitar pukul 20.30 wita.
Baca juga: Ada 3 Anak dan 2 Balita dalam Data, Korban Kebakaran Rumah Semi Permanen TPA Suwung Denpasar Bali
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika mengungkapkan, peristiwa itu berawal saat Komang Suartana meninggalkan rumah untuk melayat ke Desa Bestala, Kecamatan Seririt, Buleleng sekitar pukul 19.30 wita.
Sebelum sembahyang, ia sempat sembahyang.
"Korban mengatakan sebelum meninggalkan rumah, dupa yang dipakai sembahyang sudah sempat dimatikan oleh istrinya," ucap Kasi Humas.
Namun sejam kemudian, tetangga sekitar bernama I Dewa Made Wis Edi Putra melihat kobaran api dari rumah Komang Suartana.
Baca juga: Dampak Gempa Bumi Dangkal, Bangunan Rusak hingga Kebakaran Kandang, Ini Laporan BPBD Bali
Pihaknya pun segera memberitahu tetangga sekitar, hingga dilakukan upaya pemadaman bersama.
"Karena kobaran api cukup besar, masyarakat sekitar pun menghubungi pihak Damkar untuk membantu upaya pemadaman," imbunnya.
Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar satu jam. Diakui tidak ada korban jiwa pada musibah itu.
Namun Komang Suartana mengalami kerugian materiil yang tidak sedikit.
"Dari hasil olah TKP, terdapat sejumlah barang yang ikut terbakar. Meliputi surat-surat berharga, uang tunai senilai Rp 13 juta, perhiasan, hingga peralatan rumah tangga," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Kebakaran di Buleleng
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.