bisnis

Tak Semua PLTU Bisa Terapkan Carbon Capture and Storage, Simak Alasannya!

Direktur Eksekutif Institute Essential for Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, tak semua PLTU cocok menggunakan teknologi tersebut.

ANTARA
PEMBANGKIT LISTRIK - Suasana di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Suralaya, Cilegon, Banten, beberapa waktu lalu. 

Pensiun dini PLTU menjadi salah satu kebijakan pemerintah guna mempercepat transisi energi. Rencana ini sekarang mengalami kendala, karena kebutuhan biaya yang sangat besar.

Berdasarkan kajian Institute for Essential Services Reform (IESR), biaya untuk pensiun dini PLTU mencapai US$ 4,6 miliar (sekitar Rp 69,5 triliun) hingga 2030 dan US$ 27,5 miliar (sekitar Rp 415,7 triliun) hingga 2050. (kontan)

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved