Berita Denpasar
Kapolsek di Denpasar Datangi Kos-kosan dan Bedeng Temui Warga Sumba
isu warga Sumba cukup krusial di Bali, karena tak sedikit warganya yang terlibat kasus-kasus kriminalitas
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kapolsek Denpasar Utara, IPTU I Wayan Juwahyudhi, S.H., M.H langsung terjun menyambagi permukiman yang ditinggal warga-warga pendatang khususnya dari Sumba.
Mengingat tidak bisa ditampik lagi isu warga Sumba cukup krusial di Bali, karena tak sedikit warganya yang terlibat kasus-kasus kriminalitas.
Pihaknya menyoroti sejumlah peristiwa yang sempat viral dan mengundang perhatian publik, namun tetap mengingatkan agar hal-hal tersebut tidak diartikan secara general terhadap komunitas tertentu.
Baca juga: LEDAKAN BOM Hanya 10 Menit dari Tempat Tinggal Terapis Spa Asal Bali Luh Suarnadi, Ini Kisahnya
Kapolsek berdialog secara langsung dan meminta untuk berupaya menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat mendukung Pemilihn Kepala Daerah (Pilkada) yang damai.
Salah di kos-kosan warga Sumba di Jalan Dam Peraupan, Banjar Umadesa, Peguyangan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar dan Jalan Gunung Galunggung, Desa Ubung Kaja, Br. Liligundi, Denpasar Utara.
"Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif menjelang Pilkada Serentak 2024, khususnya di wilayah Kota Denpasar," ujar Kapolsek Denut, pada Jumat 11 Oktober 2024.
Baca juga: 18 Orang Tewas Terpanggang di Gudang LPG Denpasar, Kini Muncul Vina Ungkap Rahasia Sukojin
Kapolsek menyampaikan berbagai imbauan Kamtibmas kepada warga, sebagai bagian dari upaya preventif guna mencegah potensi gangguan keamanan selama tahapan Pilkada berlangsung.
Sementara itu, Pemangku wilayah Banjar Umadesa I Putu Dony Mahaputra, S.H, juga turut mengajak seluruh warga Sumba untuk senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
"Kami selaku Kadus bersama petugas pemerintahan desa, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa terus mengingatkan warga pendatang dari NTT, khususnya di Desa Peguyangan Kaja," tutur dia.
"Untuk turut menjaga Kamtibmas serta tidak melakukan kegiatan yang melanggar hukum di Bali, khususnya Kota Denpasar," imbuh I Putu Dony Mahaputra.
Kapolsek Denpasar Utara juga menekankan pentingnya warga pendatang untuk selalu menjaga situasi yang kondusif.
Kapolsek pun meminta para tokoh organisasi NTT untuk lebih bijak menyikapi reaksi masyarakat di media sosial, agar mampu berpikir positif dan melakukan introspeksi sehingga kejadian serupa tidak terulang.
"Kami berharap melalui pertemuan ini, warga Sumba di Bali, khususnya di wilayah hukum Polsek Denpasar Utara, dapat menyadari pentingnya menjaga Kamtibmas di Bali," ujarnya.
"Pertemuan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi warga lainnya, sehingga tidak ada lagi oknum warga Sumba yang terlibat masalah hukum," sambung Iptu Juwahyudhi.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama antara kepolisian dan masyarakat untuk memastikan bahwa Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan aman dan damai.
| Polsek Dentim Dapat Laporan Akan Terjadi Tawuran di Padang Galak, Sekumpulan Remaja Dibubarkan |
|
|---|
| KRONOLOGI LENGKAP! Modus Cari Kos di Denpasar, Korban Kaget Pelaku Sudah Sekamar Dengannya |
|
|---|
| 1.000 Wisman Tercatat Kunjungi Pasar Badung Dalam Sebulan, Kebanyakan Beli Rempah-rempah |
|
|---|
| Kunjungan Wisman ke Pasar Badung Capai 1.000 dalam Sebulan, Kebanyakan Membeli Rempah-Rempah |
|
|---|
| Rangkaian Tri Suci Waisak, 8 Biksu Vihara Buddha Sakyamuni Denpasar Gelar Pindapata |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Kapolsek-Denut-saat-melakukan-dialog-dengan-warga-asal-Sumba.jpg)