Kebakaran di Buleleng

TEGA! Adik Kandung Bakar Toko Bangunan Milik Kakaknya, Pelaku Sempat Siram Bensin Juga ke Kakaknya!

Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana mengungkapkan toko bangunan itu milik seorang pensiunan PNS bernama Made Sumawijana. 

ISTIMEWA
Kebakaran - sejumlah petugas Damkar Buleleng saat berupaya memadamkan api di toko bangunan wilayah Desa Bungkulan, Senin (21/10/2024) 

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Toko Bangunan Wangun Sari di kawasan Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali dilalap si jago merah, Senin (21/10/2024). Usut punya usut, peristiwa kebakaran yang terjadi karena faktor kesengajaan. 

Kapolsek Sawan, AKP Ketut Budayana mengungkapkan toko bangunan itu milik seorang pensiunan PNS bernama Made Sumawijana. 

Menurut keterangan pegawai toko bernama Gede Suarsana, lanjut Kapolsek, pagi itu sekitar pukul 08.00 wita pelaku bernama Putu Suma Widiasa datang ke toko. Ia juga membawa dua botol bensin. 

Baca juga: Gudang Pengolahan Kayu di Desa Panji Anom Kebakaran, Satu Mobil Kolbak Ikut Terbakar

Baca juga: TRAGEDI Berdarah di Gianyar, Warga NTT Tewas Dikeroyok Pakai Sajam, Bermula dari Video TikTok

Ilustrasi - Toko Bangunan Wangun Sari di kawasan Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali dilalap si jago merah, Senin (21/10/2024). Usut punya usut, peristiwa kebakaran yang terjadi karena faktor kesengajaan
Ilustrasi - Toko Bangunan Wangun Sari di kawasan Banjar Dinas Dauh Munduk, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, Buleleng, Bali dilalap si jago merah, Senin (21/10/2024). Usut punya usut, peristiwa kebakaran yang terjadi karena faktor kesengajaan (Pixabay)

"Pada saat itu pelaku sempat menanyakan apakah toko sudah buka. Yang oleh saksi dijawab belum. Selanjutnya ia meninggalkan toko," ujar Kapolsek. 

Selang lima menit kemudian, Made Sumawijana tiba ke toko. Suarsana pun segera menyampaikan ucapan Widiasa pada Sumawijana. 

Namun pria 62 tahun itu, hanya menanggapi santai ucapan adiknya tersebut, kemudian lanjut membuka toko. Saat keduanya sedang siap-siap, Widiasa kembali datang ke toko. 

Tanpa basa-basi, pria 52 tahun itu segera menyiramkan bensin yang dia bawa ke dalam toko, kemudian membakarnya. Beruntung Sumawijana dan Suardana lebih dulu berhasil menyelamatkan diri sebelum api semakin membesar. 

"Pemilik toko langsung mencari pelaku, setelah menemukan pelaku, pelaku kembali menyiramkan sisa bensin ke arah pemilik toko dan mengenai badannya. Pemilik toko segera pergi dan menghubungi pemadam kebakaran untuk meminta bantuan memadamkan api," jelas AKP Budayana.

Kapolsek menerangkan, pihaknya saat ini masih mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, untuk mencari tahu apa yang melatarbelakangi pelaku nekat membakar usaha kakaknya. "Untuk pelaku, pasca kejadian itu sudah kami amankan," tandasnya. 

Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan pihaknya menurunkan 15 personel dan tiga unit armada damkar untuk memadamkan kebakaran toko bangunan. 

Diakui Gunawan, proses pemadaman berlangsung selama empat jam hingga pendinginan. Lamanya pemadaman karena di dalam toko terdapat banyak barang yang mudah terbakar, serta membuat kobaran api semakin membesar. 

"Selain itu besarnya kobaran api sampai merembet hingga bangunan toko yang ada di sebelahnya. Atas peristiwa ini, kerugian materiil yang ditimbulkan ditaksir mencapai miliaran rupiah," tandasnya. (mer)

 

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved