Berita Karangasem

Siswa SMP Terseret 75 Meter di Saluran Irigasi, Jatuh dari Motor lalu Hanyut, Luka Parah di Wajah

Musibah ini membuat Gede Mei Aditya mengalami luka parah. Ia harus dirujuk ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar.

ISTIMEWA
Remaja asal Desa Subagan, Kecamatan/Kabupaten Karangasem, I Gede Mei Aditya (15) hanyut di saluran irigasi di Wilayah Lingkungan Pesagi, Karangasem. 

TRIBUN-BALI.COM  - I Gede Mei Aditya (15) hanyut di saluran irigasi di Wilayah Lingkungan Pesagi, Karangasem, Kamis (31/10). Siswa SMP ini hanyut sejauh 75 meter dan masuk ke gorong-gorong.

Musibah ini membuat Gede Mei Aditya mengalami luka parah. Ia harus dirujuk ke Rumah Sakit Prof Ngoerah Denpasar. Siswa SMPN 2 Amlapura tiba-tiba saja terperosok ke saluran irigasi dan terseret arus.

Kasi Humas Polres Karangasem, Iptu I Gede Sukadana mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 06.30 Wita. Saat kejadian, seorang saksi yakni Ni Putu Dinda (27) sedang berbelanja di seputaran Jalan Raya Pesagi.

Saat tiba di ujung Gang Kenanga, Ia melihat Gede Mei bersandar di sepeda motor yang terparkir. Kepalanya telungkup di atas stang sepeda motor, sementara satu kakinya berpijak di pinggir saluran irigasi yang airnya cukup deras.

Baca juga: BPD Bali Bukukan Laba Rp 774 Miliar, Tumbuh 20,22 Persen Dibandingkan Tahun Sebelumnya

Baca juga: Suyadinata Tegaskan Pemimpin Wajib Memiliki Inovasi Sejahterakan Masyarakat


HANYUT - Remaja asal Desa Subagan, Karangasem I Gede Mei Aditya saat mendapat perawatan, Kamis (31/10). Ia hanyut di saluran irigasi dan mengalami luka parah di wajah. 
HANYUT - Remaja asal Desa Subagan, Karangasem I Gede Mei Aditya saat mendapat perawatan, Kamis (31/10). Ia hanyut di saluran irigasi dan mengalami luka parah di wajah.  (ISTIMEWA)

"Tidak berselang lama, saksi (Putu Dinda) mendengar suara yang cukup keras. Saat menoleh ke samping, ia melihat korban (Gede Mei) yang tadinya di atas sepeda motor jatuh ke saluran irigasi," ungkap Gede Sukadana.

Arus saluran irigasi yang cukup deras membuat Gede Mei terbawa. Bahkan sampai masuk ke gorong-gorong. Putu Dinda yang menyaksikan kejadian itu, lalu berteriak minta tolong.

"Setelah masyarakat berdatangan, korban ditemukan sejauh 75 meter dari lokasi kejadian. Kondisinya saat itu sudah lemas dan penuh luka-luka," ungkap Gede Sukadana.

Korban sempat dilarikan ke RSUD Karangasem. Ia mengalami luka di bagian wajah akibat terbentur dengan dinding beton saluran irigasi air. Karena luka yang parah, ia dirujuk menuju RSUP Prof IGNG Ngoerah di Denpasar untuk mendapatkan perawatan. (mit)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved