Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Perbekel Bongkasa Terjaring OTT

Perbekel Bongkasa Kena OTT Saat Ikuti Acara Anti Korupsi oleh KPK RI

Perbekel Bongkasa Ketut Luki terjaring Operasi Tangkap Tangan saat menghadiri kegiatan Penilaian Implementasi Indikator Kabupaten/Kota anti Korupsi

Net
Ilustrasi - Perbekel Bongkasa Kena OTT Saat Ikuti Acara Anti Korupsi oleh KPK RI 

Perbekel Bongkasa Kena OTT Saat Ikuti Acara Anti Korupsi oleh KPK RI


TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Perbekel Bongkasa Ketut Luki terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) saat menghadiri kegiatan Penilaian Implementasi Indikator Kabupaten/Kota anti Korupsi 2024 di Puspem Badung oleh KPK RI.

Perbekel yang berambut panjang itu tiba di Puspem Badung pagi hari untuk menghadiri undangan kegiatan tersebut.

Namun sebelum acara selesai, Ketut Luki meninggalkan ruang kegiatan.

Baca juga: BREAKING NEWS: OTT Perbekel Bongkasa, Barang Bukti Senilai Rp50 Juta

Tersiar kabar, dirinya diringkus di parkir sebelah timur dekat Dengan Pura Lingga Bhuwana Puspem Badung.

Kehadiran Luki pada kegiatan Penilaian Implementasi Indikator Kabupaten/Kota anti Korupsi 2024 oleh BPK RI dibenarkan oleh Pj Sekda Badung Ida Bagus Surya Suamba.

Saat dikonfirmasi, Surya Suamba mengakui sempat melihat Ketut Luki hadir pada acara Penilaian Implementasi Indikator Kabupaten/Kota anti Korupsi 2024 oleh BPK RI tersebut.

Baca juga: KASUS OTT Bendesa Adat Berawa, JPU Minta Hakim Tolak Keberatan Ketut Riana, Simak Beritanya!

"Pagi tadi saya sempat melihat beliau mengikuti kegiatan," ujar birokrat asal Tabanan itu.

Pihaknya pun mengaku kaget mendapat informasi OTT Tersebut.

Apalagi sebelumnya sempat melihatnya saat kegiatan berlangsung.

"Terkait informasi perbekel kena OTT, untuk kepastiannya kita tunggu dari aparat penegak hukum. Tentunya terhadap kejadian ini malah kita menjadi lebih peduli."

Baca juga: KASUS OTT Bendesa Adat Berawa, Pasek Suardika: Kok Beda Penanganan dengan Kasus Pejabat Imigrasi?

"Mengingat hal-hal terkait korupsi memang harus menjadi tugas berat Pemkab Badung untuk tetap konsisten, fokus terhadap pencegahan korupsi," tegasnya.

Atas peristiwa itu, Surya Suamba juga telah berkoordinasi dengan Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) untuk memastikan semua pelayanan di desa yang dipimpin oknum perbekel yang bersangkutan. 

"Saya sudah sampaikan kepada Kapala BPMD untuk membuat kajian dan langsung berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, sekaligus memproses administrasi agar tata pemerintahan di desa tidak terhambat," imbuhnya. 

Diberitakan sebelumnya, Pusat pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung digemparkan dengan informasi adanya perbekel di Badung yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Diskrimsus) Polda Bali pada Selasa 5 November 2024.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved