Pilkada Buleleng

KPU Buleleng Lakukan Empat Kali Pengecekan Surat Suara Tiap Kecamatan

Seluruh logistik tahap pemungutan dan penghitungan suara terus dilakukan pengecekan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng.

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana 

KPU Buleleng Lakukan Empat Kali Pengecekan Surat Suara Tiap Kecamatan

TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Seluruh logistik tahap pemungutan dan penghitungan suara terus dilakukan pengecekan oleh pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Buleleng.

Upaya ini untuk meminimalisasi terjadinya kekurangan logistik di Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Hal tersebut diungkapkan Ketua KPU Buleleng, Komang Dudhi Udiyana saat ditemui disela acara Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pilkada Serentak 2024 di TPS 6 Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, Minggu (17/11/2024).

Baca juga: Pemkot Denpasar Gelar Rakor Lintas Sektor, Dukung Kelancaran Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 

 Dudhi mengungkapkan, ihwal logistik untuk tahap pemungutan dan penghitungan suara pada 27 November nanti, pihaknya di KPU Buleleng sudah melakukan pengecekan ulang.

Kegiatan ini dilaksanakan secara secara bertahap sejak beberapa hari terakhir.  

"Kami sudah melakukan pengecekan ulang terhadap logistik yang akan kita distribusikan ke seluruh TPS, yang ada di kabupaten Buleleng," ucapnya. 

Baca juga: PILKADA 2024! Jagoan PDIP Teratas di Jakarta, Pram-Doel Unggul Survei Litbas Kompas, Ada Kang Emil

Kata Dudhi, pengecekan logistik melibatkan petugas PPS, PPK, dan KPPS.

Selanjutnya tanggung jawab terhadap kebutuhan logistik di setiap TPS diserahkan pada KPPS.

Sehingga petugas KPPS paham betul kebutuhan logistiknya di setiap TPS. 

"Hingga kini sudah ada lima kecamatan yang dilakukan pengecekan logistik. Hari ini (pengecekan) ada Kecamatan Sawan dan Kecamatan Banjar untuk melakukan checking terhadap surat suara, maupun kebutuhan logistik lainnya di tingkatan TPS secara langsung."

Baca juga: Maju Pilkada, Made Satria dan Ketut Gunaksa Resmi Di-PAW Dari Kursi Anggota DPRD Klungkung

"Terakhir tanggal 20 di kecamatan Buleleng. Karena kecamatan Buleleng yang paling banyak desanya, ada 25 desa," ujarnya. 

Dudhi menambahkan, kegiatan ini dilakukan untuk meminimalisasi seminim mungkin adanya kekurangan logistik.

Bahkan, khusus untuk pengecekan surat suara saja, diakui sudah dilakukan sebanyak empat kali. 

"Mudah-mudahan setelah kegiatan ini kita lakukan, tidak ada lagi kekurangan maupun kelebihan surat suara yang terdistribusi ke tingkat TPS," harapnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved