Pilkada Klungkung
Maju Pilkada, Made Satria dan Ketut Gunaksa Resmi Di-PAW Dari Kursi Anggota DPRD Klungkung
Sementara pengganti antar waktu dari I Ketut Gunaksa yang maju menjadi calon Wabup Klungkung, yakni I Gede Artawan dari Gerindra.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Dua anggota DPRD Klungkung dapil Nusa Penida, I Made Satria dan I Ketut Gunaksa resmi diberhentikan dari jabatannya. Hal ini menyusul keputusannya untuk maju ke Pilkada Kabupaten Klungkung tahun 2024.
Rapat paripurna istimewa PAW (pengganti antar waktu) untuk keduanya, digelar di ruang sidang Saba Nawa Natya DPRD Klungkung, Senin (11/11/2024). Dipimpin oleh ketua DPRD Anak Agung Gde Anom dan dihadiri seluruh anggota DPRD, Pj Bupati Klungkung I Nyoman Jendrika dan unsur perangkat daerah.
Pengganti antar waktu dari dari I Made Satria yang maju sebagai calon Bupati Klungkung dari PDIP yakni I Wayan Kariana.
Baca juga: TRAGEDI Berdarah! Tebas Adik di Kubutambahan Oleh Sang Kakak, Perkara Rumput Disemprot Air!
Baca juga: KISAH Gede Setiawan dan Made Karyani Dapat Rumah Dari Relawan De Gadjah, Usai 2018 Kena Musibah
Sementara pengganti antar waktu dari I Ketut Gunaksa yang maju menjadi calon Wabup Klungkung, yakni I Gede Artawan dari Gerindra.
Keduannya lalu mengucapkan sumpah jabatan, yang dibacakan Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom.
"Keduanya menjabat sebagai anggota DPRD Klungkung sampai 2029," ungkap Anak Agung Gede Anom, Senin (11/11/2024).
Seusai menyampaikan sumpah jabatan, I Wayan Kariana maupun Gede Artawan bersyukur bisa ditetapkan sebagai anggota dewan. Permasalah infrastuktur maupun sampah di Nusa Penida, menjadi perhatian kedua anggota dewan tersebut untuk dituntaskan.
Wayan Kariana menjelaskan, masalah infrastruktur menjadi perhatian utamanya. Dengan pariwisata yang berkembang, harus ditunjang denhan indfrastruktur yang memadai.
Demikian halnya masalah sampah, yang kedepan harus dicari jalan keluarnya bersama eksekutif.
"Tentu setelah ini aspirasi warga di Nusa Penida kami bawa serius, utamanya infrastruktur jalan dan masalah sampah, yang menjadi poin utama dalam dunia wisata yang sedang berkembang," ujar Kariana yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PHRI Klungkung.
Hal serupa diungkapkan I Gede Artawan. Selain kemacetan yang kerap menjadi masalah, minimnya lampu penerangan jalan juga kerap di keluhkan warga di Nusa Penida. Padahal saat ini pariwisata di Nusa Penida sangat berkembang.
"Jalan, sampah dan lampu penerangan jalan bisa di tangani segera, pariwisata sedang ramai-ramainya saat ini. Nanti kami tentu juga akan berkoordinasi dengan rekan-rekan kami di dewan," ungkap Artawan.
Sementara Pj Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika berharap sinergi legislatif dan eksekutif bisa terus terjalin, sehingga pemerintahan daerah bisa berjalan baik dan maksimal kedepannya.
"Khusus dua anggota DPRD PAW, kami ucapkan selamat dan semoga bisa bergabung dan bersama-sama membangun Klungkung yang lebih baik kedepan," jelasnya. (mit)
| Angka Golput dan Tidak Sah di Klungkung Lebih Tinggi dari Raihan Suara Astaguna atau Jaya |
|
|---|
| Hasil Pleno Rekapitulasi Pilkada di Klungkung, Koster-Giri dan Satriya Unggul |
|
|---|
| Banyak Acara Adat Saat Hari Pencoblosan, Partisipasi Pemilih di Klungkung Belum Sesuai Target |
|
|---|
| Juliarta Lapang Dada, Paslon Satriya Unggul Hitung Cepat Pilkada Klungkung 2024, Kasta Berpesan Haru |
|
|---|
| GAK Bisa Tidur, Ketut Juliarta Mengakui Itu Jelang Pencoblosan, Siap Rangkul Semua Pihak Jika Menang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/sb-sbdndnmr.jpg)