Pabrik Narkotika di Bali

Kriminolog Bali Ingatkan Bahaya Narkoba Tak Kenal Lapisan, Beber Alasan Narkotika Sulit Diberantas

Dalam beberapa waktu belakangan ini, di Pulau Bali sudah tiga kasus laboratorium rahasia pembuatan narkoba atau pabrik gelap narkoba terungkap.

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Putu Kartika Viktriani
ist
Kriminolog asal Bali Prof Rai Setiabudhi - Kriminolog Bali Ingatkan Bahaya Narkoba Tak Kenal Lapisan, Beber Alasan Narkotika Sulit Diberantas 

Meningkatnya pecandu dan korban narkotika beriringan dengan produsen atau penyedia juga meningkat.

Hal tersebutlah yang kemudian sudah berkembang menjadi perdagangan gelap yang sangat besar dipandang sangat menguntungkan sehingga masyarakat banyak yang tertarik.

"Yang dilakukan dengan segala cara dan bahkan banyak oknum pejabat yang ikut menggunakan kesempatan mengambil keuntungan dari berdagang narkoba sehingga kejahatan ini semakin terselubung," cetusnya.

Karena hal itulah yang menyulitkan bagi pemerintah dan pelbagai pihak untuk menekan kejahatan narkotika.

Oleh karena itu, Prof Rai menegaskan, pemerintah atau pihak berwenang sudah saatnya harus semakin berani untuk mengambil tindakan tegas tanpa pandang bulu terhadap oknum pejabat apapun yang main-main dengan narkotika.

"Seperti membekingi atau melindungi pelaku kejahatan narkotika, selama itu masih ada, selama itu pula tidak akan pernah berhasil menekan lajunya kejahatan narkotika," jelasnya.

"Karena itu harus berani bersih-bersih ke dalam diri lembaga sendiri dulu dengan berani, tegas dan cepat. Selama hal itu tidak dilakukan, pasti kejahatan akan semakin merajalela," imbuh Prof rai. 

Di lain pihak peran serta atau kepedulian masyarakat juga sangatlah penting untuk ikut bersama pemerintah mencegah dan menanggulangi kejahatan ini. 

"Tanpa peran serta atau kepedulian masyarakat akan sulit untuk memberantas. Kepedulian ini bisa dilakukan dengan segera  melaporkan bila ada sesuatu yang mencurigakan," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved