Pohon Tumbang di Monkey Forest

Objek Wisata Monkey Forest Ubud Ditutup Sampai Natal & Tahun Baru? Ini Jawaban GM dan Kadispar Bali

Penutupan ini menyusul insiden pohon tumbang yang menewaskan dua wisatawan mancanegara (wisman), Senin (10/12/2024).

Pixabay
MONKEY Forest - Sampai kapan penutupan objek wisata yang terkenal dengan kera-kera dan panorama hutan di Ubud ini?  Apakah pada liburan Natal dan Tahun Baru sudah kembali dibuka untuk kunjungan wisatawan? 

"Yang satu sudah operasi besar, sudah tahap pemulihan. Yang satu bengkak di kaki. Yang satu lagi luka kecil,” terangnya. Sementara untuk korban yang meninggal menunggu pihak keluarga. 

“Kabar dari Pak Sekda, dua hari lagi keluarga dari Korea tiba. Kami ikut mengurus kedatangannya," ujarnya.
Ditambahkan, para korban langsung dibawa ke rumah sakit pakai ambulans Monkey Forest

“Semua biaya korban ditanggung asuransi, kami kerjasama dengan Jasa Raharja plafon dari Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar," jelasnya.

Dikabarkan juga, rencananya kedua korban meninggal akan dikremasi di Bali. Selanjutnya abunya akan dibawa ke negara asalnya.

Pohon Dinyatakan Sehat 

Terkait pohon yang tumbang, Agung Bagus Bhaskara mengatakan bahwa selama ini semua pohon yang ada di Monkey Forest dirawat dengan baik. 

Bahkan pohon beringin yang tumbang tersebut, sebelumnya dinyatakan sehat. Namun saat kejadian tiba-tiba angin berhembus sangat kencang yang membuat pohon beringin tumbang.

"Perawatan terhadap pohon rutin kami lakukan, pemangkasan termasuk pemotongan besar. Kami juga memiliki alat dan petugas untuk hal itu,” tambahnya.

Agung Bhaskara mengatakan, sebenarnya sebelum kejadian terjadi, pihaknya telah memberikan imbauan pada pengunjung mengingat cuaca sangat ekstrem. Namun mereka menyebut ingin merasakan suasana hutan hujan tropis. 

"Sejak awal, ketika ada tamu berkunjung kami tanyakan ke pengunjung ini cuaca lagi tidak baik, kami dalam pengawasan kondisi terbuka. Di awal imbauan kami berikan di loket tiket. Beberapa tamu kadang dia ingin rasakan hutan hujan tropis, suasana alami," ujarnya. 

Ditutup Hingga Siap Dikunjungi

Pasca kejadian pohon tumbang yang menewaskan dua wisatawan asing di kawasan Objek Wisata Monkey Forest, Ubud, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, minta jadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten Gianyar

"Ini menjadi atensi Pemda Gianyar terutama Kadis Pariwisata Gianyar. Di bawah DTW-DTW akan (diketatkan) staffnya," kata Tjok Pemayun saat ditemui di Jayasabha, Denpasar, Rabu 11 Desember 2024. 

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, meminta hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah Kabupaten Gianyar. 
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun, meminta hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah Kabupaten Gianyar.  (Tribun Bali/ Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami)

Ia juga mengatakan sangat prihatin atas kejadian tersebut dan telah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Gianyar untuk langkah selanjutnya. 

“Saya ikut prihatin dan berbelasungkawa. Kejadian ini sudah kami komunikasikan dengan Kadispar Kabupaten Gianyar untuk komunikasi lebih lanjut. Untuk sementara objek wisatanya ditutup dulu," imbuhnya. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved