Bencana Alam di Bali

5 Korban Jiwa dan Kerugian Rp1 M, BPBD Bali Rilis Dampak Cuaca Ekstrem Sepekan Akibat Hujan Deras

Tembok tersebut roboh hingga ke jalan raya. Materialnya menutup hingga setengah badan jalan.  Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

ISTIMEWA
ROBOH – Seorang warga melihat kondisi tembok roboh di SMP N 2 Dawan, Kabupaten Klungkung, Senin (16/12). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 60 juta. 

“Kondisi global ini meningkatkan curah hujan di wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur dan Bali. Meski fenomena ini diprediksi netral pada awal 2025, masyarakat tetap harus waspada terhadap ancaman banjir, tanah longsor, dan gelombang tinggi,” ujar Dwikorita dalam keterangan tertulis setelah kunjungan kerja ke kantor Gubernur Bali yang langsung ditemui Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, Minggu (15/12).

Dwikorita memberikan data terkait fenomena cuaca yang dipengaruhi oleh La Nina dan Indian Ocean Dipole (IOD) negatif. Pihaknya juga memperingatkan bahwa wilayah Bali berpotensi mengalami curah hujan kategori menengah hingga sangat tinggi di Tabanan, Badung, Gianyar, Bangli, dan Denpasar. 

“Potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang diprediksi meningkat, terutama pada periode 15 hingga 21 Desember 2024 mendatang,” kata Dwikorita.

Gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter juga diperkirakan terjadi di perairan selatan Bali. BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk menghindari aktivitas di laut selama periode tersebut. 

Sedangkan berdasarkan Peringatan Dini Cuaca dan Iklim Dasarian II Desember 2024 dari Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Badung, Bali sudah memasuki musim hujan. Warga diimbau untuk mewaspadai curah hujan tinggi yang dapat menyebabkan banjir dan longsor.

BBMKG Wilayah III Denpasar memperkirakan cuaca di Bali sepekan kedepan masih akan terjadi hujan ringan hingga sedang. 

“Prakiraan cuaca wilayah Bali dalam sepekan (16-22 Desember) ke depan masih ada potensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Bali,” ujar Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Diana Hikmah, Senin (16/12).

Disinggung mengenai bagaimana prakiraan cuaca selama masa libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025 pihaknya mengatakan terdapat potensi terjadi hujan.

“Saat ini Bali sudah memasuki musim hujan tentu saja ada potensi hujan di peiode Natal dan Tahun Baru nanti, akan tetapi untuk lebih detailnya prakiraan cuaca akan kami update H-1,” imbuhnya.

Cuaca ekstrem sepekan terakhir dan diperkirakan akan terjadi juga dalam sepekan ke depan di Bali selain karena sudah memasuki musim hujan juga dipengaruhi sejumlah fenomena.

“Faktor yang mempengaruhi kondisi cuaca saat ini selain karena sebagian wilayah Bali sudah memasuki musim hujan, juga terdapat pola pertemuan angin di wilayah Bali dan sekitarnya,” ungkap Diana.

Selain itu juga dikarenakan aktifnya gelombang Kelvin ekuator dan Madden Julian Oscillation atau MJO. Semua faktor ini mendukung pertumbuhan awan-awan hujan di wilayah Bali.

Masyarakat diimbau agar selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruangan, dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem beserta dampak yang dapat ditimbulkan, seperti hujan lebat disertai petir atau kilat, angin kencang, banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang.

Wisatawan juga diimbau agar berhati-hati beraktivitas di pesisir pantai, terutama di perairan selatan Bali dengan tinggi gelombangnya dapat mencapai 2,5 meter (kategori sedang). 

“Dengan semakin seringnya kejadian bencana, BPBD Provinsi Bali mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, demi mewujudkan Bali yang tangguh bencana,” kata Rentin. 

PLN menyiapkan langkah – langkah antisipatif guna mewaspadai adanya risiko yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem.
PLN menyiapkan langkah – langkah antisipatif guna mewaspadai adanya risiko yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem. (Istimewa)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved