Bencana Alam di Bali
AMBRUK Dapur Milik Sumadia Saat Hujan Deras! Senderan Jalan Nasional di Jembrana Jebol
Dia menyebutkan, di Jembrana ada beberapa titik lokasi bencana alam yang didominasi oleh genangan air atau banjir.
Penulis: I Made Prasetia Aryawan | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Bangunan dapur milik warga di Banjar Delod Bale Agung, Desa Medewi, Kecamatan Pekutatan, Jembrana ambruk, Minggu (6/7) kemarin.
Penyebabnya, imbas dari cuaca ekstrem setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Gumi Makepung. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Menurut informasi yang diperoleh, bangunan bedeng berukuran 3x4 meter milik I Komang Sumadia (33) tersebut ambruk sekitar pukul 16.00 WITA atau saat hujan deras terjadi.
Akibat kejadian tersebut, pemilik dapur mengalami kerugian sekitar Rp2 Juta kaeena kerusakan bangunan dan peralatan dapur. Beruntung tidak ada korban jiwa ataupun korban luka akibat kejadian tersebut.
Baca juga: 1,5Jam Berhasil Buka Akses Jalan Sidemen-Klungkung, Plt Camat Gotong Royong Tangani Material Longsor
Baca juga: BUPATI Buleleng Sutjidra Lebih Setuju Sampah Tiap Desa Dikelola Mandiri, Simak Alasannya!
Di sisi lain, tim dari BPBD Jembrana juga telah melakukan pengecekan terhadap senderan bahu jalan nasional yang jebol. Lokasinya terjadi di Banjar Pesinggahan Barat, Desa Medewi. Diketahui ukuran senderan jalan yang jebol yaitu panjang bahu jalan 9 meter, lebar 2,5 meter, dan tinggi 5 meter.
"Secara umum kami sudah melaksanakan asesmen ke lokasi kejadian dampak cuaca ekstrem kemarin," kata Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra saat dikonfirmasi, Senin (7/7).
Dia menyebutkan, di Jembrana ada beberapa titik lokasi bencana alam yang didominasi oleh genangan air atau banjir. Namun, banjir tidak sampai berlarut-larut, air perlahan surut pasca hujan deras tidak berlanjut lagi.
Sementara itu, juga ditemukan senderan Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk atau jalur nasional yang jebol. Pihaknya telah memasang tanda bahaya agar masyarakat yang melintas lebih hati-hati.
"Dari hasil pemantauan di lokasi kejadian, akses jalan tersebut masih aman untuk dilalui namun pengguna jalan diharapkan tetap berhati-hati," imbaunya.
Disinggung mengenai dampak banjir di belasan titik yang ada, Agus Artana mengakui untuk perumahan di kawasan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara yang sempat terendam hingga satu meter lebih tersebut airnya sudah surut.
Namun, karena rumahnya masih belum memadai untuk ditempati, ada sejumlah warga yang mengungsi atau memilih ke tempat aman yakni tinggal sementara di SDN 5 Baler Bale Agung.
"Kita sarankan di fasilitas milik pemerintah agar lebih aman. Jika mereka di posko mungkin bakal berdampak ke kesehatan di tengah cuaca seperti saat ini (ekstrem)," tandasnya. (mpa)
| Hujan Lebat Timbulkan Rentetan Bencana Di Gianyar Bali, Mobil Panther Jadi Korban |
|
|---|
| Pohon Tumbang Tutup Jalur Bangli–Besakih Bali, Polisi dan Warga Lakukan Evakuasi Tengah Malam |
|
|---|
| Senderan Jebol, Jalan Alternatif di Sawan Bali Tertutup Longsor, Kerugian Ditaksir Rp 60 Juta |
|
|---|
| Hujan Lebat Tumbangkan Pohon Menuju Pura Tirta Empul Tampaksiring Gianyar Bali |
|
|---|
| 16 Rumah Warga Terdampak Banjir di Jembrana Bali, Air Tak Mengalir ke Laut, BPBD: Daya Serap Rendah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dapur-warga-ambruk-dan-senderan-jalan-jalur-nasional-jebol-25.jpg)