Longsor di Karangasem
1,5Jam Berhasil Buka Akses Jalan Sidemen-Klungkung, Plt Camat Gotong Royong Tangani Material Longsor
Sekitar 1,5 jam penanganan, setengah badan jalan akhirnya kembali terbuka. Sehingga jalan kembali dapat dilalui kendaraan roda 4 maupun roda 2.
Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Anak Agung Seri Kusniarti
TRIBUN-BALI.COM - Hujan deras yang mengguyur Karangasem dan sekitarnya menyebabkan tanah longsor di Desa Lokasari, Kecamatan Sidemen, Minggu (6/7) malam. Tanah longsor itu sempat membuat lalu lintas lumpuh, karena materialnya menutup akses jalan provinsi yang menghubungkan wilayah Kecamatan Sidemen dengan Klungkung.
Akses vital tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, sementara kendaraan roda 4 tidak dapat lewat dan situasi ini sempat menyebabkan kemacetan panjang. Situasi ini membuat aparat Desa Lokasari bersama dengan aparat kepolisian dan TNI turun langsung untuk berupaya mengevakuasi material longsor.
Agar akses jalan yang setiap harinya ramai dilalui kendaraan itu dapat kembali terbuka. Plt Camat Sidemen Dr. I Putu Agus Sumahendra juga tiba di lokasi longsor dan langsung bergerak melakukan upaya untuk mengevakuasi material seperti tanah dan rimbunan bambu yang menutup akses jalan.
Baca juga: BUPATI Buleleng Sutjidra Lebih Setuju Sampah Tiap Desa Dikelola Mandiri, Simak Alasannya!
Baca juga: RIBUAN Warga Iringi Upacara Penobatan Raja Mengwi XIII di Badung, Sri Sultan Hamengkubuwana X Hadir
Meskipun di bawah guyuran hujan deras, mereka bergotong-royong dan berusaha secepat mungkin membuka akses jalan agar kemacetan tidak berlangsung terlalu lama. Tidak lama berselang datang juga petugas dari instansi terkait seperti PUPR Provinsi Bali dan tambahan personel dari Polsek Sidemen ikut membantu.
Dengan peralatan sederhana seperti cangkul dan sekop, mereka berupaya secepat mungkin membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Meskipun dalam situasi minim pencahayaan, sedikit demi sedikit material longsor berhasil dibersihkan.
Sekitar 1,5 jam penanganan, setengah badan jalan akhirnya kembali terbuka. Sehingga jalan kembali dapat dilalui kendaraan roda 4 maupun roda 2.
"Hari ini kami dari TRC (tim reaksi cepar) Kecamatan, TRC Desa, PUPR Provinsi, TNI dan Polri membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Agar kendaraan dapat kembali melintas. Esok hari dari PUPR akan melanjukan penanganan, sehingga lalu lintas lancar kembali," ujar Dr. I Putu Agus Sumahendra, Minggu (6/7) malam.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca buruk, yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Terlebih wilayah Sidemen dengan kondisi geogrfis perbukitan dan sungai sangat rawan bencana tanah longsor maupun banjir saat musim hujan. (mit)
| MAUT Depan Mata, Tindra Firasat Buruk, Pasutri Lansia Selamat, Rumah Tertimbun Longsor di Bunutan |
|
|---|
| 3 Tewas Tertimbun Longsor Hendak Cari Batu di Karangasem, Perbekel Buana Giri Larang Tambang Tebing |
|
|---|
| Penghasilan Korban Longsor di Karangasem, Cuma Dapat 1,4 Juta per Hari Dari Mencari Batu Tabas |
|
|---|
| LONGSOR di Kemuning Karangasem, BPBD Bali Salurkan Santunan untuk Korban, Simak Beritanya! |
|
|---|
| FIRASAT Tidak Baik! Diungkapkan Korban Selamat Longsor di Karangasem, Gali Batu Hari Kajeng Kliwon! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Dampak-Hujan-Deras-Longsor-Terjadi-di-Sidemen-Bali-Warga-Petugas-Gotong-Royong.jpg)