Rakor juga membahas potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, seperti kemacetan, aksi terorisme, serta bencana alam.
Kapolda Bali mengingatkan bahwa seluruh jajaran kepolisian bersama instansi terkait harus siap dengan pengamanan yang maksimal di tempat-tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata, yang menjadi titik fokus perayaan.
Selain itu, ia juga menginstruksikan kepada petugas untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di kawasan-kawasan strategis, Rakor ini juga berfokus pada kesiapsiagaan dalam menghadapi lonjakan arus wisatawan, terutama mengingat Bali sebagai destinasi utama wisata internasional.
"Dengan adanya koordinasi yang solid, perayaan Natal dan Tahun Baru 2025 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kondusifitas daerah selama perayaan Natal dan Tahun baru 2025," ucap Kapolda Bali. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.