Berita Denpasar

Telan Anggaran Rp7 Miliar, Jembatan Tukad Badung di Pemogan Denpasar Rampung

Pembangunan Jembatan Tukad Badung yang menghubungkan Jalan Pulau Enggano I dengan Jalan Batanta di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar

Istimewa
Pelaksanaan peresmian Jembatan Tukad Badung di Desa Pemogan Denpasar 

Telan Anggaran Rp7 Miliar, Jembatan Tukad Badung di Pemogan Denpasar Rampung

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pembangunan Jembatan Tukad Badung yang menghubungkan Jalan Pulau Enggano I dengan Jalan Batanta di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan rampung.

Di mana proyek ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp7 miliar lebih dan dilakukan dalam waktu 210 hari kalender.

Kadis PUPR Kota Denpasar, AA Ngurah Bagus Airawata, menjelaskan jembatan ini memiliki panjang 35,8 meter.

Baca juga: Progres Jembatan Tukad Badung Desa Pemogan Capai 28,6 Persen

Pembangunan jembatan ini dilaksanakan oleh CV. Wulan Jaya sebagai kontraktor pelaksana. 

Airawata menegaskan bahwa jembatan ini dirancang lebih kokoh dan lebih lebar dibandingkan struktur sebelumnya untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna.

"Dengan desain yang lebih modern dan struktur yang diperkuat, jembatan ini diharapkan menjadi akses vital yang tidak hanya memfasilitasi kebutuhan transportasi, tetapi juga mendukung tradisi adat dan keagamaan masyarakat Desa Pemogan," katanya, Kamis, 26 Desember 2024.

Baca juga: Progres Jembatan Tukad Badung Desa Pemogan 28,6 Persen, Kini Tahap Pengecoran

Ia pun mengatakan jembatan ini telah diresmikan dengan upacara Pemelaspasan yang digelar pada Rabu 25 Desember 2024 yang dipimpin oleh Ida Rsi Bhagawan Smerthi Kusuma Wijaya Sebali, Griya Kusuma Sebali, Tembau, Denpasar.

Bendesa Adat Pemogan, AA Ketut Arya Ardana menjelaskan bahwa jembatan ini memiliki peran vital, baik sebagai pendukung transportasi maupun sebagai akses utama kegiatan keagamaan di Desa Pemogan.

Menurutnya, jembatan ini merupakan jalur penghubung menuju Setra Desa Adat Pemogan di Kawasan Jalan Pulau Batanta, yang selalu digunakan saat upacara ngaben. 

Baca juga: Viral Bali: Kata Saksi Soal Keributan di Jl Tukad Badung-Tukad Barito Denpasar, 509 Kasus Pencurian

Selain itu, jembatan ini juga menjadi jalur penting bagi Ida Bhatara Sesuhunan Desa Adat Pemogan saat melaksanakan Nyatur Desa atau Melancaran pada Sasih Kaenem.

"Jembatan ini sangat penting. Setiap kali ada upacara ngaben, iring-iringan pasti melewati jembatan ini. Begitu pula saat Ida Bhatara Nyatur Desa, jembatan ini digunakan," paparnya. 

Sebelumnya, kondisi jembatan lama sudah mulai goyang saat dilewati sehingg diperlukan pembangunan kembali.

Sementara itu, Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Arya Wibawa menjelaskan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan jawaban atas aspirasi masyarakat setempat.

Baca juga: Penataan Tukad Badung Denpasar Akan Dilanjutkan, Tiru Sungai Kalimas di Surabaya

 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved