Berita Buleleng
AWAL 2025! Satu Keluarga Terlibat Kecelakaan Tragis di Buleleng, Bayi Made Artana Jadi Korban
AWAL 2025! Satu Keluarga Terlibat Kecelakaan Tragis di Buleleng, Bayi Made Artana Jadi Korban
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Membuka awal tahun 2025, kecelakaan tragis terjadi di jalan jurusan Singaraja menuju Karangasem.
Insiden kecelakaan pada 1 Januari 2025 itu menimpa keluarga Made Artana warga Banjar Dinas Suka Darma, Desa/Kecamatan Tejakula, Buleleng.
Peristiwa kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 15.30 WITA itu menewaskan bayi Made Artana dan istri yang baru berusia 6 bulan.
Baca juga: Harga BBM 3 Januari 2025 di Bali, Jakarta dan Se-Indonesia, Pertamax Naik Jadi Rp12.500/liter
Dari data kepolisian diketahui, TKP kecelakaan berada di wilayah Banjar Dinas Kaja Kangin, Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng.
Kapolsek Kubutambahan, AKP Kadek Robin Yohana saat dikonfirmasi membenarkan adanya kecelakaan tersebut.
Dikatakan dia, peristiwa kecelakaan itu dialami Made Artana yang mengendarai sepeda motor Yamaha Fazzio DK 3791 UBN dengan Gede Pancara Satra Wiguna yang mengendarai Honda Beat DK 6180 UBL.
Baca juga: Promo Terbaik di Indomaret 3 Januari, Harga Minyak Goreng Larrist 2 Liter Rp36.700, Tropical 39.400
"Pada saat kecelakaan itu, Made Artana membonceng keluarganya.
Diantaranya istri atas nama Putu Juni Antari (34), serta dua anaknya Komang Diah Safira (6) dan bayi Ketut Nanda Putri (6 bulan)," ungkapnya dikonfirmasi Kamis (2/1/2025).
Sementara saat kecelakaaan, pengendara motor Honda Beat, lanjutnya, membonceng satu orang, Yakni Gusti Agung Pastika Mandala.
"Keduanya asal Banjar Dinas Kaja Kauh, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Buleleng," ucapnya.
Lebih lanjut diterangkan, kecelakaan berawal saat Gede Pancara datang dari arah timur menuju barat, atau dari arah Amplapura menuju Singaraja.
Pemuda 22 tahun itu mengendarai motor dengan kecepatan tinggi.
Hingga di dekat lokasi kecelakaaan, Gede Pancara banting stir, dengan maksud menghindari genangan air.
Sayangnya ia mengambil haluan terlalu ke kanan.
"Pada saat bersamaan tiba sepeda motor yang dikemudikan Made Artana membonceng keluarganya. Alhasil kecelakaan tak dapat dihindarkan," ujarnya.
Kerasnya benturan dua sepeda motor saat kecelakaaan mengakibatkan Made Artana mengalami patah pada tangan kiri, jari kelingking robek, lebam pada dada kiri, dan mengalami sesak nafas.
Sedangkan istri Made Artana mengalami luka lecet pada lutut.
"Anak Made Artana bernama Komang Diah Safira mengalami patah tulang pada kaki kiri.
Sementara Ketut Nanda Putri mengalami bengkak kepala samping kanan, dari telinga keluar darah.
Seluruh keluarga Made Artana dilarikan ke RS Kertha Usada Singaraja untuk mendapatkan penanganan medis.
Sayangnya nyawa bayi berusia 6 bulan tidak bisa diselamatkan," ucapnya.
Adapun pengendara motor Honda Beat DK 6180 UBL, Gede Pancara mengalami luka di kepala dan tubuh bagian lain, termasuk lecet pada lutut kiri dan pendarahan dari hidung.
Yang dibonceng, Agung Pastika (22), mengalami luka di kepala, tangan kiri, serta kaki kiri dan kanan.
"Keduanya saat ini masih dirawat di RS Kertha Usada Singaraja," imbuh Kapolsek.
Lebih lanjut dikatakan, peristiwa kecelakaan yang menewaskan bayi berusia enam bulan tersebut masih ditangani pihak kepolisian.
Personel Sat Lantas Polres Buleleng telah mengamankan dua motor yang terlibat kecelakaan.
Polisi juga melakukan olah TKP kecelakaan serta memeriksa keterangan saksi yang mengetahui kejadian itu.
"Kesimpulan sementara kecelakaan diakibatkan kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor Honda Beat DK 6180 UBL, karena mengambil haluan terlalu kekanan. Sehingga terjadi kecelakaan," tandasnya. (mer)
Keterangan foto:/ist
Polisi gelar olah TKP pasca kecelakaan di ruas jalan Singaraja - Amlapura. Rabu (1/1/2025)
Seorang Pegawai Minimarket Meninggal Usai Tabrak Truk di Buleleng Bali, Alami Cedera Kepala Berat |
![]() |
---|
SALING LAPOR Antara Perbekel Selat dan Ni Wayan Wisnawati di Buleleng Berakhir Damai |
![]() |
---|
Raih Medali Emas, Tiga Atlet Woodball Harumkan Nama Buleleng Bali di Kancah Internasional |
![]() |
---|
Tabrak Lari di Buleleng Bali, Deva dan Wahyu Diturunkan di Pinggir Jalan, Korban Dirawat Instensif |
![]() |
---|
Perbekel Selat dan Warganya Sepakat Damai di Bali, Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.