PMI Meninggal di Malaysia
Administrasi Ketut Nurhayati Tidak Ada di Gitgit, Jenazah PMI Meninggal di Malaysia Tiba Besok
Kabar duka meninggalnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Ketut Nurhayati di Malaysia, telah diketahui pihak desa Gitgit, Buleleng, Bali.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Administrasi Ketut Nurhayati Tidak Ada di Gitgit, Jenazah PMI Meninggal di Malaysia Tiba Besok
TRIBUN-BALI.COM, BULELENG - Kabar duka meninggalnya Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Ketut Nurhayati di Malaysia, telah diketahui pihak desa Gitgit, Buleleng, Bali.
Namun pihak desa akan berupaya koordinasi ke Disnaker Buleleng, sebab wanita 39 tahun itu secara administrasi telah keluar dari Desa Gitgit.
Baca juga: SEDIH! Jasad Laki-laki Ditemukan di Perairan Buleleng, Berusia 75 Tahun, Hanya Berbekal Rp600 Ribu
Perbekel Gitgit, I Putu Arcana mengungkapkan, mengenai kabar meninggalnya Nurhayati belum ada kabar resmi.
Pihaknya hanya mendengar kabar tersebut dari keluarga Nurhayati di Gitgit pada Senin (6/1/2025).
Kata Arcana, dari sisi administrasi kependudukan Nurhayati ini sebenarnya bukan warga Gitgit.
Baca juga: Dua Nelayan Dikejutkan Dengan Penemuan Jenazah di Perairan Batulicin Buleleng, Berhasil Dievakuasi
Sebab sekitar bulan Juli 2023, dia pindah domisili ke Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Kendati demikian ia masih ada ikatan perkawinan dengan warga di Gitgit.
"Jadi hanya si nur ini saja yang pindah ke Jawa Timur. Sedangkan suaminya masih di Gitgit," ucapnya Selasa (7/1/2025).
Arcana mengatakan, kabar terakhir yang pihaknya terima, jenazah Nurhayati akan tiba besok di Bandara Ngurah Rai.
Baca juga: Nyoman Sukra Meninggal dengan Luka Lebam dan Perhiasan Raib, Polres Karangasem Kejar ILM
Kendati demikian dari pihak desa akan koordinasi ke Dinasnaker Buleleng, mengingat Nurhayati bukan warga Gitgit.
"Besok saya akan utus kelihan dusun untuk koordinasi ke Disnaker, mengingat warga tersebut bukan warga Gitgit lagi. Cuma secara adat dia masih boleh kalau proses penguburan di Gitgit," katanya.
Disinggung mengenai pemindahan administrasi Nurhayati, Arcana mengatakan jika ia pindah ke Tulungagung sebelum menjadi PMI.
Baca juga: 7 PMI Jembrana Meninggal Selama 2024, Komang Meninggal Kecelakaan Saat Tebang Pohon di Jepang
Ia pindah kependudukan dengan alasan untuk mempermudah menjadi PMI.
"Dulu alasannya pindah ke saya, adalah untuk mempermudah menjadi PMI. Kalau tidak salah akhir 2023 sudah berangkat menjadi PMI."
"Walaupun bukan warga Gitgit, jenazah yang bersangkutan masih bisa dikubur di Setra Desa Adat Gunung Luwih, desa Gitgit," tandasnya. (*)
Berita lainnya di Pekerja Migran Indonesia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.