Kesehatan Ibu dan Anak

Tips Perawatan Anak Dari Napas Pertama Oleh Dokter Putri

Ikatan emosional yang kuat antara orangtua dan bayi akan mendukung perkembangan psikologis anak.

zoom-inlihat foto Tips Perawatan Anak Dari Napas Pertama Oleh Dokter Putri
ISTIMEWA
Dokter Putu Dharma Putri Mahastusi, S.Ked

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Kehidupan seorang bayi dimulai dengan napas pertamanya, sebuah momen penuh keajaiban yang menandai awal dari perjalanan yang panjang.

Namun, bagi bayi baru lahir, terutama pada hari-hari pertama kehidupannya, dukungan dan perawatan yang tepat sangat penting untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal. 

Sebagai dokter, Dokter Putu Dharma Putri Mahastusi, S.Ked pun ingin berbagi panduan praktis dan ilmiah tentang perawatan neonatus yang dapat membantu orangtua baru dalam memahami kebutuhan bayi mereka.

Baca juga: WOW! Produksi Batubara Indonesia Capai 831 Juta Ton di 2024

Baca juga: HARGA Cabai Tembus Rp110.000 Per Kg, Mentan Sebut Untungkan Petani, Bapanas Sebut Tren Tahunan

ILUSTRASI - Kehidupan seorang bayi dimulai dengan napas pertamanya, sebuah momen penuh keajaiban yang menandai awal dari perjalanan yang panjang.
ILUSTRASI - Kehidupan seorang bayi dimulai dengan napas pertamanya, sebuah momen penuh keajaiban yang menandai awal dari perjalanan yang panjang. (Freepik)

Kata Dokter Putri, keajaiban napas pertama saat bayi mengambil napas pertamanya, paru-parunya mulai berfungsi untuk menghirup oksigen dan mengeluarkan karbondioksida.

Proses ini, yang tampak sederhana, sebenarnya adalah hasil adaptasi fisiologis yang kompleks setelah kelahiran.

Napas pertama ini juga menjadi simbol penting, bahwa bayi siap memulai kehidupannya di luar rahim ibu

"Di sinilah peran perawatan neonatus menjadi sangat penting untuk memastikan bayi dapat beradaptasi dengan lingkungan barunya," ujar Dokter Putri.

Apa itu neonatus, Dokter Putri menjelaskan, neonatus merujuk pada periode 28 hari pertama kehidupan bayi.

Ini adalah fase kritis di mana tubuh bayi beradaptasi dengan lingkungan luar. Pada periode ini, bayi sangat rentan terhadap infeksi, perubahan suhu, dan gangguan lainnya.

"Oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan pada kesejahteraan bayi baru lahir untuk memastikan mereka mendapatkan awal kehidupan yang sehat," jelasnya.

Perawatan Dasar Bayi Baru Lahir

Inisiasi Menyusu Dini (IMD). IMD dilakukan dengan menempatkan bayi di dada ibu segera setelah lahir.

Selain mempererat ikatan emosional antara ibu dan bayi, IMD juga membantu merangsang produksi ASI dan memberikan kolostrum, cairan awal ASI yang kaya akan nutrisi dan antibodi.

Lalu, pemberian ASI Eksklusif. Kata Dokter Putri, ASI adalah makanan terbaik untuk bayi baru lahir.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan. "ASI menyediakan semua nutrisi yang diperlukan bayi dan melindungi mereka dari infeksi," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved