Berita Denpasar

Kasus PMK Kembali Naik Daun di Jatim, Denpasar Bersiap

terkait dengan vaksinasi PMK, Suparmi mengatakan, tahun ini masih menunggu arahan.

Istimewa
Ilustrasi sapi - Kasus PMK Kembali Naik Daun di Jatim, Denpasar Bersiap 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Setelah sempat ramai pada 2022 lalu, kini kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) kembali naik daun di Jawa Timur (Jatim).

Penyakit yang menyerang hewan berkaki empat dan berkuku belah ini dikhawatirkan akan ke Bali termasuk Denpasar.

Terkait hal itu, Dinas Pertanian Kota Denpasar pun mulai bersiap.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Kota Denpasar, drh. Ni Made Suparmi mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan kasus PMK di Denpasar.

Baca juga: Virus PMK Merebak di Jawa Timur, Bali Kehabisan Vaksin PMK dan Perketat Lalu Lintas Ternak

Dan menurutnya, ternak di Denpasar pun masih aman.

"Baik kasus ataupun laporan belum ada. Ternak babi dan sapi masih aman dari PMK," katanya, Minggu 12 Januari 2024.

Meski demikian, pihaknya telah menyampaikan kepada petugas lapangan termasuk penyuluh di lapangan untuk terus monitoring kejadian kasus. 

Selain itu, pihaknya pun diminta untuk melaporkan kondisi di lapangan setiap harinya terkait ada tidaknya susfect atau kasus. 

Sementara itu, terkait dengan vaksinasi PMK, Suparmi mengatakan, tahun ini masih menunggu arahan.

Dan untuk vaksin juga belum sampai ke Dinas. 

Sementara untuk tahun sebelumnya ada dan sudah berjalan. 

Menurutnya, pemberiannya diulang setiap tahunnya untuk meningkatkan kekebalan tubuh hewan. 

Terutama sapi yang masa peliharanya lebih lama. 

"Berbeda dengan babi, yang masa peliharanya singkat dan divaksin setelah umurnya agak besar. Jadi akan dapat sekali vaksinasi," imbuhnya. (*)

Kumpulan Artikel Denpasar

Sumber: Tribun Bali
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved