Pendidikan

Prof AA Suryawan Wiranatha Orasi Pendekatan Sistem Pembangunan Bali, Sinergi Pariwisata & Pertanian

Dalam orasinya, Prof Anak Agung Suryawan Wiranatha, memaparkan tentang pentingnya pendekatan sistem dalam pembangunan regional Bali.

ISTIMEWA
Prof. Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha, M.Sc., Ph.D., yang menjabat sebagai Guru Besar dalam bidang Sistem dan Perencanaan Industri di Fakultas Teknologi Pertanian. 

Pengembangan agroindustri, menurutnya, dapat menjembatani antara sektor pertanian dengan sektor pariwisata melalui penyediaan produk olahan pertanian yang berkualitas dan memiliki nilai tambah.

Produk-produk agroindustri ini, selain dapat memenuhi kebutuhan pariwisata, juga berpotensi untuk diekspor dan dapat menggantikan produk impor yang selama ini banyak digunakan di sektor pariwisata, seperti wine, minuman beralkohol, dan keju.

Lebih lanjut, Prof Suryawan memaparkan bagaimana agroindustri juga bisa memberikan kontribusi positif dalam sektor wisata, dengan mengembangkan agrowisata dan wisata gastronomi.

Ia memberi contoh agrowisata coklat, kopi luwak, dan buah jeruk yang dapat menarik wisatawan. Selain itu, pengembangan agroindustri juga memungkinkan wisatawan untuk menikmati proses produksi dan produk hasil pertanian yang diolah, yang kemudian dapat dinikmati di restoran yang ada di lokasi agroindustri tersebut.

Namun, dalam pengembangan agroindustri di Bali, terdapat berbagai tantangan yang harus dihadapi, antara lain infrastruktur yang belum memadai, kurangnya sumber daya manusia yang terdidik dan terlatih, terbatasnya teknologi yang efisien dan murah, serta kurangnya dukungan finansial dari lembaga keuangan.

Prof Suryawan menegaskan bahwa dukungan dari pemerintah, sangat penting untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, baik dalam hal kebijakan, pendanaan, maupun penyediaan infrastruktur yang mendukung.

Sebagai penutup, Prof Suryawan menekankan pentingnya pembangunan regional Bali yang direncanakan secara holistik, terintegrasi, dan partisipatif.

Ia juga mengingatkan, bahwa pendekatan sistem dapat membantu untuk memahami keterkaitan antar komponen sistem dalam pembangunan regional, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja sistem tersebut.

Kesuksesan pengembangan agroindustri, menurutnya, akan memberikan manfaat besar dalam mendorong berkembangnya sektor pertanian, memberikan nilai tambah terhadap produk pertanian, dan menyediakan produk berkualitas untuk memenuhi kebutuhan sektor pariwisata.

"Untuk mewujudkan Bali yang jagadhita, diperlukan cara berpikir sistem yang dapat menyatukan visi para pengambil kebijakan dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Bali," tutupnya.

Upacara pengukuhan ini juga dihadiri Rektor dan para Wakil Rektor Universitas Udayana, Ketua dan Anggota Senat, serta para Dekan dan Direktur Pascasarjana, yang turut memberikan penghargaan kepada para guru besar yang telah dikukuhkan. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved