bisnis
Kurs Rupiah Rp 16.172 Per Dolar AS, Pergerakan Rupiah Cenderung Melemah
Tengok saja, pasca pelantikan Prabowo-Gibran, pergerakan mata uang Rupiah pada pasar spot Senin (21/10) lalu ditutup pada level Rp 15.503 per dolar AS
Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal akan kembali memangkas suku bunga atau BI-Rate, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebelumnya, BI telah memangkas BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 15 Januari 2025.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, peluang pemangkasan suku bunga tersebut didorong oleh kondisi inflasi yang rendah dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sejalan dengan itu, BI juga diperkirakan akan tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, meskipun terdapat risiko depresiasi yang lebih besar jika suku bunga dipangkas lebih dalam.
“Terkait dengan ruang penurunan suku bunga, BI diperkirakan cenderung mempertahankan tingkat suku bunga nya jika mempertimbangkan kondisi perkembangan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek yang masih akan dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan Trump,” tutur Josua, Senin (27/1).
Meski demikian, ia menilai BI kemungkinan akan berhati-hati untuk menghindari spillover disinflasi yang dapat melemahkan konsumsi dan aktivitas ekonomi, serta spillover depresiasi yang dapat melemahkan sentimen investor.
Dengan mempertimbangkan inflasi yang rendah, ekspektasi kebijakan global, dan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Josua melihat peluang BI untuk menurunkan suku bunga acuan di 2025 cukup besar.
“Namun, keputusan ini akan tetap sangat bergantung pada perkembangan data domestik dan global dalam beberapa bulan ke depan,” tandasnya. (kontan)
PUTUS Rantai Kemiskinan, BPJS Ketenagakerjaan Banuspa dan Pemrov Papua Selatan Teken MoU Jamsostek! |
![]() |
---|
HARGA Beras Tembus Rp15.500 Per Kg, Zulhas Sebut Terus Alami Kenaikan |
![]() |
---|
Pengembangan AI di 9 Kota Termasuk Bali, Begini Cara Telkom Melakukannya |
![]() |
---|
ANDRE Taulany Ajak Seluruh Pekerja Indonesia Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan |
![]() |
---|
KLAIM Target Ekonomi Tumbuh 8 Persen Bisa Dicapai? Dari Konsumsi Rumah Tangga & Kunjungan Wisman |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.