bisnis

Kurs Rupiah Rp 16.172 Per Dolar AS, Pergerakan Rupiah Cenderung Melemah

Tengok saja, pasca pelantikan Prabowo-Gibran, pergerakan mata uang Rupiah pada pasar spot Senin (21/10) lalu ditutup pada level Rp 15.503 per dolar AS

Pixabay/Geralt
ILUSTRASI - Tengok saja, pasca pelantikan Prabowo-Gibran, pergerakan mata uang Rupiah pada pasar spot Senin (21/10) lalu ditutup pada level Rp 15.503 per dolar AS. Sementara, nilai kurs rupiah ditutup pada posisi Rp 16.172 per dolar AS pada Jumat (24/1) lalu. 

Bank Indonesia (BI) memberikan sinyal akan kembali memangkas suku bunga atau BI-Rate, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebelumnya, BI telah memangkas BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,75% pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) 15 Januari 2025.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, peluang pemangkasan suku bunga tersebut didorong oleh kondisi inflasi yang rendah dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sejalan dengan itu, BI juga diperkirakan akan tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, meskipun terdapat risiko depresiasi yang lebih besar jika suku bunga dipangkas lebih dalam.

“Terkait dengan ruang penurunan suku bunga, BI diperkirakan cenderung mempertahankan tingkat suku bunga nya jika mempertimbangkan kondisi perkembangan nilai tukar rupiah dalam jangka pendek yang masih akan dipengaruhi oleh ketidakpastian kebijakan Trump,” tutur Josua, Senin (27/1).

Meski demikian, ia menilai BI kemungkinan akan berhati-hati untuk menghindari spillover disinflasi yang dapat melemahkan konsumsi dan aktivitas ekonomi, serta spillover depresiasi yang dapat melemahkan sentimen investor.

Dengan mempertimbangkan inflasi yang rendah, ekspektasi kebijakan global, dan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, Josua melihat peluang BI untuk menurunkan suku bunga acuan di 2025 cukup besar. 

“Namun, keputusan ini akan tetap sangat bergantung pada perkembangan data domestik dan global dalam beberapa bulan ke depan,” tandasnya. (kontan) 

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved