Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Berita Bali

Koster-Giri Bakal Ikuti Pembekalan Pakai Baju Militer, Total 270 Kepala Daerah Dilantik Prabowo

Koster dan Giri Prasta dijadwalkan akan mengikuti retret pada 12-26 Februari 2025 dengan mengenakan pakaian militer. 

Tayang:
ISTIMEWA
SAMBUTAN - Gubernur Bali terpilih, Wayan Koster saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Arak Bali di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Rabu (29/1) malam. 

TRIBUN-BALI.COM  – Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali terpilih Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta siap mengikuti retret (pembekalan) yang akan digelar oleh Presiden RI Prabowo Subianto setelah pelantikan kepala daerah terpilih pada 6 Februari 2025.

Total ada 270 kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2024 akan dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 6 Februari 2025 di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Koster dan Giri Prasta dijadwalkan akan mengikuti retret pada 12-26 Februari 2025 dengan mengenakan pakaian militer

“Setelah tanggal 6 dilantik, tanggal 7 Februari serah terima ada jeda sedikit waktu karena tanggal 12 Februari mulai retret pelatihan selama dua minggu. Tadi saya teleponan di Kemendagri, jadi tanggal 12-26 Februari lama. Supaya latihan memakai baju militer,” jelas Koster pada acara Hari Arak Bali, Rabu (29/1) malam kemarin. 

Baca juga: SERGAP Sesama WNA di Bali, Terkait Aset Kripto Ratusan Ribu Dolar, Ada Ukraina, Rusia & Uzbekistan

Baca juga: CEGAH Jadi PMI Ilegal! Komisi II DPRD Minta Disnaker Lakukan Pengawasan

 Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali terpilih Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta siap mengikuti retret (pembekalan) yang akan digelar oleh Presiden RI Prabowo Subianto setelah pelantikan kepala daerah terpilih pada 6 Februari 2025.
Gubernur Bali dan Wakil Gubernur Bali terpilih Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta siap mengikuti retret (pembekalan) yang akan digelar oleh Presiden RI Prabowo Subianto setelah pelantikan kepala daerah terpilih pada 6 Februari 2025. (Istimewa)

Koster menyatakan, setelah dilantik akan ada jeda sekitar 5 hari akan dimanfaatkan untuk bertemu dengan para tokoh di Bali.

Salah satunya Made Muliawan Arya-Putu Agus Suradnyana (Mulia-PAS) rivalnya saat Pilkada Bali 2024. Sebelum pelantikan, Koster dan Giri Prasta akan melaksanakan upacara mejaya-jaya di Pura Besakih pada 3 Februari 2025. “Tentu sedang dirancang jadwalnya menunggu sudah pasti,” imbuhnya. 

Ia juga menuturkan perhelatan Pilkada telah usai. Setelah hasil elektoral telah keluar, menurutnya semua bersatu membangun Bali. “Sudah saatnya kita membangun semangat kebersamaan, persatuan, kesatuan kita di Bali agar kondusif membangun Bali ke depan yang kita cintai bersama,” sambungnya. 

Adapun program kerja prioritas yang akan dijalan dalam periode keduanya, yang  tertuang dalam Nangun Sad Kerthi Loka Bali.

Ada 6 bidang prioritas dan di dalamnya menyangkut sektor yang akan dikembangkan sesuai potensi alam Bali. Selain itu juga ada masalah sampah, kemacetan, air, transportasi, infrastruktur yang harus dipercepat.

Sementara itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar terpilih, IGN Jaya Negara-I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) akan digelar 6 Februari 2025 mendatang di Jakarta.

Terkait pelantikan ini Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Dewa Made Puspawan menjelaskan persiapan pelantikan telah dibahas dalam rapat daring yang melibatkan Kementerian, DPR RI, KPU RI, dan Bawaslu RI. “Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil pemilihan kepala daerah serentak pada tahun 2024,” kata Dewa Puspawan.

Nantinya, setelah dilakukan pelantikan di Jakarta, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar akan menghadiri Sidang Paripurna DPRD Denpasar pada 7 Februari 2025. “Dalam sidang tersebut beliau akan memaparkan visi dan misi untuk memimpin Kota Denpasar 5 tahun ke depan,” katanya.

Sebelumnya, Jaya-Wibawa telah melakukan prosesi mejaya-jaya menjelang pelantikan. Prosesi ini juga diikuti kedua istri dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih. Kegiatan ini digelar pada Selasa, 28 Januari 2025 bertepatan dengan Tilem Kapitu di Pura Jagatnatha Denpasar.

Jaya Negara mengatakan, sebelum ke Jakarta mengikuti pelantikan, pihaknya melakukan prosesi mejaya-jaya sebagai wujud syukur dan berdoa agar pelantikan berjalan lancar. “Kami sebagai umat Hindu, melakukan prosesi sebelum pelantikan, dan berdoa agar pelaksanaan pelantikan nanti berjalan lancar,” paparnya.

Dirinya menambahkan, terkait dengan pelantikan, pihaknya tak melakukan persiapan khusus. Di mana pada 4 Februari akan ada gladi di lokasi pelantikan dan pihaknya akan mengirim tim ke Jakarta. “Sesuai ketentuan, tanggal 4 baru ada gladi, kami kirim tim ke Jakarta. Kami pantau, karena sampai saat ini kami juga belum tahu di mana akan dilantik,” katanya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved