Sponsored Content
Jaya Negara Hadiri Melaspas, Mupuk Pedagingan & Pujawali di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas
Upacara tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi bangunan palinggih parahyangan pura tuntas dilaksanakan.
TRIBUN-BALI.COM - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri upakara melaspas, mupuk pedagingan dan pujawali di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Kelod bertepatan dengan Budha Umanis Wuku Dukut pada Rabu (29/1).
Upacara tersebut dilaksanakan setelah proses renovasi bangunan palinggih parahyangan pura tuntas dilaksanakan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua TP. PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Panglingsir Puri dan Griya, Kabag Kesra Setda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Surya Antara, Perbekel Desa Padangsambian Kelod, I Gede Wijaya Saputra serta undangan lainya.
Baca juga: BEGINI Cara WNA Rusia Bersenjata Masuk Bali dan Culik Warga Ukraina, Pamer Dikawal Polisi
Baca juga: BREAKING NEWS: Kebakaran Ruang Humas DPRD Provinsi Bali, 6 Unit Damkar di Lokasi

Ketua Prajuru Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas, Desa Padangsambian Kelod, I Made Sugita disela-sela upacara menjelaskan bahwa upakara melaspas, mupuk pedagingan dan pujawali di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas ini dilaksanakan setelah renovasi palinggih pura rampung dikerjakan.
Dikatakannya, adapun proses renovasi ini dilaksanakan dengan menggunakan dana urunan pangempon dan bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar, yang difasilitasi oleh anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra.
Pihaknya berharap, dengan rampungnya pembangunan ini dapat mendukung dan menguatkan keberadaan tempat suci umat Hindu.
"Kami menghaturkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan ini, semoga keseimbangan alam semesta dapat terus kita jaga sesuai dengan falsafah Tri Hita Karana," ujarnya
Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara memberikan apresiasi atas kerja keras dan gotong royong seluruh lapisan masyarakat pengempon Pura Taman Sari dalam mendukung pembangunan parahyangan suci.
Hal ini tentu sejalan dengan visi Kota Kreatif Berbasis Budaya Menuju Denpasar Maju, berlandaskan sepirit Vasudhaiva Kutumbakam yang bermakna menyama braya bahwa kita semua bersaudara.
Dikatakannya, Upakara Melaspas, Mupuk Pedagingan dan Pujawali di Pura Taman Sari, Bendesa Manik Mas ink merupakan tahapan yang harus dilaksanakan.
Sehingga bangunan suci dapat digunakan untuk kegiatan upacara dan pemujaan. Hal ini juga merupakan wujud sradha bhakti krama pangempon kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa.
Hal ini juga menjadi sebuah momentum untuk menjaga keharmonisan antara parahyangan, palemahan, dan pawongan sebagai impelementasi dari Tri Hita Karana.
"Dengan pelaksanaan upakara melaspas, mupuk pedagingan dan pujawali ini mari kita tingkatkan sradha bhakti kita sebagai upaya menjaga harmonisasi antara parahyangan, pawongan, dan palemahan sebagai impelementasi Tri Hita Karana," ujar Jaya Negara. (ADV/ARIK)
Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar Bali Setujui Penetapan 4 Ranperda Menjadi Perda |
![]() |
---|
VinFast Bidik Bali Utara Jadi Pusat Pertumbuhan Ekosistem Kendaraan Listrik |
![]() |
---|
Sekda Alit Wiradana Terima Kunjungan Pemerintah Kota Makassar |
![]() |
---|
Seluruh Fraksi DPRD Kota Denpasar Setujui Penetapan 4 Ranperda Menjadi Perda |
![]() |
---|
Wawali Arya Wibawa Lepas 838 Atlet Kontingen Denpasar Menuju Porprov Bali XVI 2025, Ini Pesannya! |
![]() |
---|