Kebakaran di Buleleng
Gudang Pembibitan Kerang Mutiara di Gerokgak Buleleng Kebakaran, Pemadaman 2,5 Jam
Kompol Arya Agung mengatakan, dari hasil olah TKP, diperkirakan kebakaran terjadi akibat konseling dan menimbulkan percikan api.
Penulis: Muhammad Fredey Mercury | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN-BALI.COM, SINGARAJA - Bangunan gudang pembibitan kerang mutiara yang berlokasi di Banjar Dinas Batu Agung Pidada, Desa/Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, mengalami peristiwa kebakaran.
Kendati tidak ada korban jiwa, namun estimasi kerugian akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai setengah miliar rupiah.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran terjadi pada hari Sabtu 15 Februari 2025, pukul 01.45 Wita. Bangunan yang terbakar itu milik PT Cendana Indopearls.
Kapolsek Gerokgak, Kompol Arya Agung Arjana Putra saat dikonfirmasi mengungkapkan, peristiwa kebakaran mulanya diketahui oleh salah satu staf bernama Putu Dedik Karyawan.
Baca juga: Dinsos Dampingi 37 Korban Kebakaran di Sesetan Bali, Bantu Kebutuhan Balita hingga Sekolah
Dedik yang saat itu sedang melaksanakan tugas jaga, mendengar bunyi sirine alarm yang berasal dari bangunan gudang hatchery.
"Di dalam bangunan tersebut ada ruang laboratorium yang berfungsi untuk pembibitan kerang mutiara," ucapnya, Minggu 16 Februari 2025.
Dedik kemudian mendatangi sumber suara alarm untuk melakukan pengecekan.
Pada saat itulah ia mendapati asap yang berasal dari ruang dalam bangunan.
Hingga tak berselang lama, api membumbung tinggi membakar seluruh bangunan.
"Saksi kemudian segera menghubungi pemadam kebakaran dan Polsek Gerokgak untuk penanganan lebih lanjut," ungkapnya.
Kompol Arya Agung mengatakan, dari hasil olah TKP, diperkirakan kebakaran terjadi akibat konseling dan menimbulkan percikan api.
Kobaran api cepat membesar karena di dalam bangunan gudang hatchery terdapat barang-barang yang mudah terbakar.
Seperti barang berbahan plastik, stereofoam dan perabotan yang terbuat dari fiber glas.
Selain itu, di luar bangunan terdapat sejumlah tabung gas elpiji 12 kg.
"Peristiwa kebakaran ini memang tidak mengakibatkan korban jiwa. Namun akibat peristiwa ini, perusahaan tersebut mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 500 juta," sebutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/Gudang-Pembibitan-Kerang-Mutiara-di-Gerokgak-Buleleng-Kebakaran-Pemadaman-25-Jam.jpg)