Berita Badung
PENGAKUAN Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Jimbaran, Ini Penyebab Kartini Ditikam Berkali-kali
PENGAKUAN Pelaku Pembunuhan dan Perampokan di Jimbaran, Ini Penyebab Kartini Ditikam Berkali-kali
Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Aloisius H Manggol
TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terduga pelaku pembunuhan dan perampokan di Jimbaran telah berhasil ditangkap Polisi.
Pelaku pembunuhan itu diketahui bernama M. Rafli Barizi (21), buruh bangunan tak jauh dari rumah korban.
Sementara korban pembunuhan dan perampokan diketahui bernama Kartini (57).
Baca juga: TERIAKAN Minta Tolong Jelang Kematian Pengusaha Roti di Jimbaran Bali, Pelaku Tak Ada Belas Kasihan
Tak hanya korban pembunuhan adapula korban luka atas nama Dika Putri Kartikasari (25).
Peristiwa tragis itu terjadi di rumah korban di Perumahan Kori Nuansa Barat Blok III, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, pada Minggu 23 Februari 2025, pukul 03.30 WITA.
Berdasarkan informasi dari sumber Tribun, tim gabungan Resmob Ditreskrimum Polda Bali, Polresta Denpasar dan Polsek Kuta Selatan menangkap pelaku di wilayah Kuta Utara.
Baca juga: 9 Kepala Daerah Bali Tak Ikut Retret, Giri Prasta: Tanpa Itu Koordinasi Pusat dan Daerah Itu Wajib
Tepatnya, buruh bangunan itu diamankan di kawasan Banjar Semer, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali Minggu 23 Februari 2024 sekitar pukul 18.30 WITA.
Berdasarkan informasi, pelaku pembunuhan itu bersembunyi di sebuah toko bangunan, sempat mencoba melawan petugas dengan berusaha melarikan diri menuju permukiman warga.
Namun akhirnya dilakukan tindakan tegas terukur terhadap buruh bangunan tersebut dengan timah panas.
Baca juga: SELAMAT JALAN NURI! Tubuh Hangus Terbakar di Klungkung, Kebakaran Selama 4 Jam
"Saat diamankan yang bersangkutan melawan petugas dan mencoba melarikan diri.
Lalu diberikan tindakan tegas terukur berupa timah panas ke arah kakinya," ungkap sumber, pada Senin 24 Februari 2025.
Setelah diinterogasi, buruh bangunan itu mengaku awalnya hendak melakukan perampokan.
Kemudian, pelaku pembunuhan dan perampokan itu masuk ke rumah korban menggunakan tangga dari area belakang ke balkon di lantai dua.
Akan tetapi, aksi perampokan itu keburu kepergok Kartini yang saat itu sedang keluar dari kamar.
Tak ingin aksi perampokan terbongkar, Rafli nekat melakukan pembunuhan menggunakan pisau yang telah dibawa dari bedeng.
"Korban ditusuk berulang kali," terangnya.
Saat sedang melakukan pembunuhan terhadap Kartini, Putri, anak Kartini juga keluar dari kamarnya.
Pelaku perampokan dan pembunuhan ini kian panik, lalu mencekik Putri dan membenturkan kepala Putri ke lantai.
Kemudian pelaku pembunuhan dan perampokan itu kabur dengan membawa dua unit handphone.
"Pelaku kabur lewat lantai dua dan turun melalui tangga di belakang rumah membawa 2 HP milik korban," bebernya.
Sementara itu, dikonfirmasi terpisah Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi belum memberikan keterangan secara resmi ihwal penangkapan pelaku Rafli tersebut.
Keterangan Kapolsek Kuta Selatan
DPK atau Putri saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Bali Jimbaran.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Gusti Ngurah Yudistira kepada awak media.
Meski DPK belum bisa menjalani pemeriksaan, namun terkait kasus perampokan dan pembunuhan itu telah diperiksa beberapa saksi lain.
Terkait motif kasus di Jimbaran Bali tersebut, Kapolsek Kuta Selatan mengaku masih dalam pendalaman.
"Motifnya masih kami dalami. Orangnya (Putri korban,-Red) masih sakit kami belum bisa minta keterangan yang jelas saksi sudah kami periksa ada sejumlah saksi," ungkap Kapolsek.
Polisi juga belum bisa mengidentifikasi barang-barang milik korban yang hilang pasca kasus pembunuhan dan perampokan tersebut.
Pasalnya saksi korban DPK masih belum bisa diambil keterangan terkait kasus pembunuhan yang menewaskan ibunda tercinta.
"Jadi motifnya masih dicek, yang tahu korban, ada barang apa yang hilang," sambungnya.
Tim Polsek Kuta Selatan dan Satuan Reskrim Polresta Denpasar saat ini sedang memburu pelaku pembunuhan.
Untuk itu, Kapolsek Kuta Selatan meminta doa dan dukungan masyarakat agar pelaku pembunuhan di Jimbaran itu segera ditangkap.
"Masih lidik, yang jelas pasti ditindak lanjuti, masih didalami, mohon doanya," jelasnya.
Identitas Korban
Korban pembunuhan merupakan warga yang berasal dari Purworejo Jawa Tengah, dan merupakan pengusaha rumahan Roti Bakar Endeuss.
Mengenai dugaan pelaku pembunuhan mengarah pada sosok buruh bangunan di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Terduga pelaku pembunuhan berinsial R sebagaimana yang beredar di media sosial.
Setelah kejadian pembunuhan, buruh berinisial R mengemasi pakaian dan kabur tidak berada di bedeng.
Namun, Kapolsek Kuta Selatan enggan berspekulasi terkait pelaku pembunuhan yang diduga buruh tersebut.
"Masih didalami (pelaku,-Red)," ucapnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Bali, warga sekitar mendengar suara gaduh dan rintihan serta teriakan minta tolong dari dalam rumah korban pembunuhan.
Setelah dicek benar saja ada korban pembunuhan seorang wanita yakni K yang sudah tergeletak di ruang tamu dan anaknya mengalami luka pada bagian wajah serta kepala.
Korban pembunuhan yang merupakan pengusaha itu dikabarkan mendapatkan sejumlah luka tusuk pada puggung dan kepala bagian belakang.
Nyawa korban pembunuhan dan perampokan itu tak dapat diselamatkan diduga karena kehabisan darah.
Terduga pelaku pembunuhan dan perampokan diduga memasuki rumah korban menggunakan tangga dari belakang rumah korban melalui pintu akses balkon lantai 2. (*)
DIGEREBEK Polda Bali, Terungkap TKP Pengoplosan Gas di Kawasan Perumahan Dalung Kuta Utara |
![]() |
---|
Lindungi Pesisir Bali, 3 Tahun Terakhir Sebanyak 4.000 Bakau Ditanam di Tahura Ngurah Rai |
![]() |
---|
Maksimalkan Pelayanan dan Keamanan, Polres Kawasan Bandara Ngurah Rai Bentuk Pos Polisi |
![]() |
---|
Disdikpora Badung Bali Pastikan Buku Paket Yang Rusak Di SD Hanya Digunakan Sampai Bulan Depan |
![]() |
---|
6 Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara Polisi, Ungkap Kasus Pengeroyokan Petugas Avsec Bandara Ngurah Rai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.